Kejagung Ungkap Kemungkinan Akan Panggil Ahok Terkait Kasus Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina

AKURAT JAKARTA - Kejagung berencana panggil Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok sebagai saksi kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Patra Niaga.
Pemanggilan Ahok tersebut bisa saja dilakukan lantaran dirinya pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) selama 5 tahun untuk periode 2019-2024.
Dirdik Jampidsus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar menuturkan bahwa pihaknya akan memangil siapapun yang terlibat dalam perkara korupsi tersebut.
Baca Juga: Ditengah Isu Blending Minyak Pertamina, Netizen Justru Soroti Aksi DPR RI Gelar Sidak ke SPBU Shell
Baik itu untuk dimintai keterangan sebagai saksi maupun pemeriksaan dokumen yang dapat digunakan sebagai alat bukti kasus korupsi.
"Jadi siapapun yang terlibat dalam perkara ini baik berdasarkan keterangan saksi maupun pemeriksaan dokumen atau alat bukti yang lain pasti akan kita panggil untuk dimintai keterangan, siapapun itu," katanya dalam konferensi pers yang digelar Rabu, (26/2).
Sementara itu, merespons adanya kemungkinan tersebut, Ahok menyatakan siap untuk dimintai keterangan.
Ia bahkan mengaku senang karena bukti rekaman suara yang ia miliki dapat menjadi bukti kuat mengenai apa yang terjadi di PT Pertamina saat itu.
"Gue sudah ngomong kok makanya saya seneng kalau jaksa mau panggil saya punya rekaman rapat suara semua," kata Ahok mengutip wawancara yang dilakukan Liputan6 SCTV.
Namun, ia meminta kepada Jaksa untuk menggelar sidang ini secara terbuka.
Alasannya, Ahok menginginkan agar rakyat bisa mengetahui rekaman suara yang disebut-sebut menjadi bukti adanya dugaan kasus korupsi minyak yang dilakukan sub holding PT Pertamina.
"Kalau jaksa mau panggil saya punya rekaman rapat suara semua. Saya cuman minta pak jaksa sidang terbuka di republik ini," ujar dia lagi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






