Jakarta

Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas Jakut

Ainun Kusumaningrum | 16 Januari 2026, 16:51 WIB
Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas Jakut

AKURAT JAKARTA  - Polres Metro Jakarta Utara dijadwalkan segera melakukan gelar perkara untuk mengungkap tabir kematian satu keluarga di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Langkah ini diambil guna menyatukan berbagai temuan fakta lapangan dengan hasil pemeriksaan medis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto, menjelaskan bahwa proses gelar perkara tersebut akan melibatkan lintas fungsi, termasuk tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Kedokteran Forensik (Dokfor).

Baca Juga: Viral! Pria Asusila Dalam Bus Transjakarta Koridor 1A Balai Kota - Pantai Maju, Humas: Sudah Diserahkan ke Polres Metro Jakut

"Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara akan melaksanakan gelar perkara bersama Labfor dan Dokfor," ujar Bhudi saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (15/1/2026).

Bhudi menambahkan, agenda utama dalam gelar perkara tersebut adalah membedah seluruh temuan di tempat kejadian perkara (TKP) serta hasil uji laboratoris.

Melalui koordinasi ini, pihak kepolisian berharap dapat segera menyimpulkan penyebab pasti kematian ibu dan kedua anaknya tersebut.

Baca Juga: Politisi Muda Golkar Syafi Fabio Dorong Jakarta Collaboration Fund Prioritaskan Kebutuhan Warga

"Gelar perkara ini untuk membahas temuan fakta di TKP, hasil autopsi, dan hasil uji laboratoris, guna menyimpulkan penyebab kematian para korban," tuturnya.

Peristiwa tragis ini bermula saat tiga orang anggota keluarga ditemukan tak bernyawa di dalam rumah kontrakan mereka pada Jumat (2/1/2026) lalu. Sejak penemuan tersebut, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian olah TKP secara mendalam.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno, menyebutkan bahwa proses penyelidikan di lokasi kejadian dilakukan secara teliti. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi medis tertentu pada jenazah para korban.

"Hasil penanganan awal kami di TKP, tiga korban tersebut meninggal dalam kondisi mulut berbusa dan terdapat ruam kemerahan," ungkap Onkoseno.

Hingga saat ini, area rumah kontrakan tersebut masih menjadi fokus penyelidikan kepolisian guna mencari bukti tambahan yang dapat memperjelas motif maupun kronologi kejadian. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.