Rumah Produksi Film Dewasa di Jaksel Libatkan 17 Pemeran, Ini Daftar Inisial Namanya

AKURAT.CO - Polres Jakarta Selatan menggerebek lokasi yang dijadikan rumah produksi film dewasa atau film porno di wilayah Jakarta Selatan.
Penggerebekan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, berkat laporan warga.
Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 5 orang pelaku. Mereka pun telah ditetapkan sebagai tersangka.
Lima orang yang diamankan, 4 di antaranya merupakan kru film dan satu orang selebgram berinisial SE, yang merupakan pemeran dan film tersebut.
Empat kru yang diamankan masing-masing inisial I, JAAS, AIS, dan AT. Polisi menyebut, I merupakan sutradara, produser, sekaligus pemilik situs penyedia film dewasa.
Baca Juga: Alasan Pasutri Pelaku Pesta Seks Ngaku Tidak Happy Ending Jika Bercinta Hanya Berdua
Sedangkan JAAS bertugas sebagai juru kamera, AIS editor film, dan AT yang merupakan sound engineering sekaligus figuran pada film dewasa tersebut.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan bahwa salah satu tersangka berinisial I, merupakan seorang sutradara yang awalnya membuat film-film bergenre horor dan komedi.
Namun, karena kurangnya minat terhadap film-film dengan genre tersebut, I kemudian beralih ke produksi film dewasa.
"Awalnya itu membuat film-film yang bergenre horor maupun komedi," ujar Ade Safri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/9/2023).
Rumah produksi film dewasa ini telah menghasilkan lebih dari 120 judul film. Dalam pembuatan film dewasa tersebut, I melibatkan sedikitnya 17 orang pemeran.
Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Ada selebgram, model hingga artis ternama.
Dari 17 pemeran film dewasa, 12 orang di antaranya adalah perempuan. Sedangkan 5 lainnnya adalah laki-laki.
12 pemeran perempuan masing-masing berinisial: SE, VV, SKE, CN, E, BLI, M, MGP, S, J, ZS, dan AB.
Sedangkan 5 pemeran pria film dewasa adalah: inisial BP, P, UR, AG atau AD, dan RA.
Baca Juga: Dishub DKI Akui Tilang Uji Emisi Kurang Efektif, Timbulkan Titik Macet Baru
Para pemeran film dewasa tersebut tidak dikontrak secara eksklusif. Mereka mendapatkan bayaran Rp 10-15 juta per film yang diproduksi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









