Dishub DKI Akui Tilang Uji Emisi Kurang Efektif, Timbulkan Titik Macet Baru

AKURAT.CO - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menilai bahwa pelaksanaan tilang uji emisi kurang efektif untuk menekan polusi udara di ibukota.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo menuturkan hal itu didasari oleh beberapa faktor, diantaranya karena menghambat traffic yang mengakibatkan kemacetan.
"Memang tilang uji emisi itukan dari pelaksanaannya kurang efektif," katanya, Selasa (12/09).
Baca Juga: Peduli Gen Z, Golkar DKI Jakarta Gelar Pendidikan Politik Bersama Siswa SMPN 280
"Pertama, pada saat dilakukan tilang, kita harus melakukan operasi. Jadi kendaraannya datang, otomatis dengan pola itu akan menghambat traffic Sementara kita ingin traffic-nya lancar," tambah Syafrin.
Ia mencontohkan, beberapa pos pelaksanaan tilang uji emisi terbukti menghadirkan kemacetan.
"Beberapa pos yang dilakukan pelaksanaan uji emisi, kemudian itu akan ada simpul kemacetan baru di pos yang melaksanakan uji emisi," ungkapnya.
Baca Juga: Empat Pelaku Pesta Seks Ditangkap, Ditemukan Banyak Alat Bantu Seks
Lebih lanjut Syafrin menerangkan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bisa memanfaatkan teknologi.
Sambungnya, salah satu teknologi yang dapat dimaksimalkan yakni mengintegrasi aplikasi terkait uji emisi dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
"Sekarang kan pemasangan titik-tititk ETLE tahun ini ada tambahan 70 titik. Tentu dengan tambahan itu kita akan link kan data di Pemprov DKI dan KLHK. Sudah ada e-uji emisi di dalam aplikasi kita yang terintegrasi dengan Dishub dan rekan-rekan DLH," papar Syafrin.
Baca Juga: Ibu dan Anak Tinggal Tengkorak di Cinere Sangat Tertutup, Terakhir Ketemu Saudara 12 Tahun Silam
"Ini nanti akan dikomunikasikan dengan rekan-rekan Polda. Misalnya, satu kendaraan tidak melakukan uji melintas di satu titik otomatis dia akan terdetect dia belum uji emisi, sehingga bisa diterbitkan tilang elektronik," tambahnya.
Dikatakan Syafrin, dengan adanya integrasi tersebut maka masyarakat akan dikenakan sanksi.
Menurutnya, sanksi langsung tersebut pun dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk uji emisi dan melakukan perawatan rutin kendaraannya.
"Iya (langsung sanksi). Nanti ada kesadaran dengan pola itu. Akan ada kesadaran dari masyarakat untuk rutin melakukan uji emisi. Jika ternyata belum lulus langsung lakukan servis," paparnya.
Selain masyarakat, Syafrin menambahkan kesadaran untuk melakukan dan menyediakan fasilitas uji emisi juga penting dilakukan oleh industri maupun Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) .
"Sekarang pun di ATPM seperti kunjungan Pak Gubernur ke Astra, langsung Astra melakukan uji emisi di seluruh bengkel resminya," paparnya.
Syafrin pun berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat maupun industri untuk melakukan uji emisi, ini dapat menekan polusi udara di ibukota.
"Dengan pola ini masyarakat akan terbiasa melakukan servis berkala kendaraannya, sehingga emisi yang dihasilkan dari kendaraan tersebut sudah sesuai ambang batas yang diperbolehkan," pungkas Syafrin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








