Jakarta

Kebakaran Museum Nasional, Sulit Bedakan Puing dan Benda Bersejarah

Ainun Kusumaningrum | 18 September 2023, 06:56 WIB
Kebakaran Museum Nasional, Sulit Bedakan Puing dan Benda Bersejarah

AKURAT.CO - Penyelidikan kasus kebakaran Museum Nasional menemukan kendala saat membedakan antara puing kebakaran dan benda bersejarah yang kemungkinan terbakar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengakui, pihanya kesulitan membedakan mana-mana barang puing-puing reruntuhan, atau pun benda bersejarah.

"Kita kesulitan membedakannya, kita nggak paham," ujar dia.

Baca Juga: ADA ADA AJE: Pilih Bunuh Anak Ketimbang Dicerai Suami

Komarudin mengatakan, kepolisian juga telah melibatkan laboratorium forensik (labfor) untuk mendalami kasus ini.
Selain itu, pihak Museum Nasional juga dikerahkan untuk pendataan barang bersejarah yang terbakar.

"Hingga saat ini tim gabungan masih bekerja dari Puslabfor, penyidik Polda dan Polres, dan ahli artefak ataupun sejarah," ucap dia.

Pihaknya saat ini sedang mengevakuasi barang-barang bernilai sejarah yang masih bisa diselamatkan.

Baca Juga: Buka Kejuaraan Taekwondo Tingkat Pelajar, Bupati Zaki Berharap Lahir Atlet-atlet Berprestasi dari Sini

"Termasuk juga dari tim Puslabfor yang sedang mengamati titik api mulanya dari mana," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat masih mengusut peristiwa kebakaran Museum Nasional. Saat ini polisi telah memeriksa 14 saksi untuk menggali infomasi terkait kejadian tersebut.

"Saat ini masih, interogasi masih terus dilakukan berjalan. Sampai dengan siang hari ini ada 14 yang secara bergantian," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin kepada wartawan, Minggu (17/9/2023).

Baca Juga: Kalahkan Persik 2-1, Persija Naik Peringkat dan Akhiri Rentetan Hasil Buruk

Lebih lanjut Komarudin menjelaskan, 14 saksi yang sudah diperiksa itu terdiri dari petugas keamanan museum hingga pekerja bangunan yang sedang bertugas di museum tersebut.

"Itu ada dari sekuriti yang bertugas saat itu. Ada juga petugas pekerja yang memang sedang kesehariannya beraktivitas di museum," ucapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.