Geger! Ratusan Warga Ciampel Karawang Keracunan Gas Akibat Pabrik Kertas PT Pindo Deli Alami Kebocoran Cerobong Asap, Perusahaan Janji Tanggungjawab

AKURAT JAKARTA - Ratusan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat, mengalami keracunan gas caustic soda hingga dilarikan ke rumah sakit, Minggu 21 Janurai 2024.
Warga keracunan gas caustic soda akibat kebocoran cerobong asap pada pabrik kertas PT Pindo Deli 2. Akibat cerobong bocor, asap dari pabrik kertas tersebut menyebar hingga ke pemukiman warga.
Akibat kebocoran cerobong asap milik pabrik kertas PT Pindo Deli 2 ini, sebanyak 140 orang alami keracunan gas caustic soda. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Rosela Karawang.
Mulanya, warga yang mencium bau menyengat dari cerobong asap pabrik kertas PT Pindo Deli 2, langsung mengalami gejala pusing, dada sesak, hingga tak sadarkan diri.
Warga yang mengalami gejala keracunan tersebut, langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun jumlahnya makin banyak. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, pun segera menjenguk korban karacunan gas pabrik kertas tersebut di RS Rosella Karawang.
"Saya dapat kabar sekitar pukul 07.45 WIB, ada kejadian (keracunan) satu perusahaan, yaitu PT Pindo Deli, masyarakat mencium bau, ternyata begitu masyarakat tahu itu adalah caustic soda dari PT Pindo Deli," ujarnya Aep.
Aep pun langsung meminta aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Sebab, kasus kebocoran tersebut bukan yang pertama kalinya, melainkan sudah lima kali terjadi.
"Sebelumnya mereka menjamin tidak akan ada lagi kebocoran, tapi ini sudah 5 kali terjadi. Saya sudah meminta apara kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian sebenarnya. Kok bisa sampai berkali-kali," tegasnya.
Baca Juga: Belum Move On Konser Slank di Pengajian Gus Iqdam, Netizen: Gus Iqdam Calon Menteri Agama
Pihak kepolisian dan TNI telah melakukan steilisasi di sekitar lokasi pabrik, termasuk memberhentikan sementara produksi pabrik kertas tersebut.
Sementara itu, Public Affair PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2, Adil Tegung, membenarkan adanya kebocoran cerobong asap yang menyebabkan warga sekitar lokasi mengalami keracunan.
Pihaknya bersama kepolisian kini tengah mencari tahu penyebab kebocoran tersebut, yang memungkinkan adanya pelanggaran pengisian oleh operator.
"Pihak kepolisian bersama manajemen sedang menangani masalah kebocoran ini dan mencari tahu penyebabnya. Kami menyesalkan kejadian ini dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk menangani kebocoran ini," ujar Adil Teguh.
Tak hanya itu, perusahaan juga akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban yang mengalami keracunan tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



