Damkar DKI Sebut Ada 19 RT Terdampak Kebakaran di Manggarai, Total Korban Terdampak Sekitar 2.000 Jiwa

AKURAT JAKARTA - Dini hari tadi, Selasa (13/8) pukul 02.30 terjadi kebakaran di rumah padat penduduk di kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Kebakaran yang terjadi di jalan Saharjo Raya, RW 06 & RW 12 itu terlihat api melalap rumah penduduk.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengungkapkan dari dua RW tersebut, terdapat total 19 RT yang terdampak kebakaran.
Baca Juga: Terjadi Kebakaran Pemukiman Warga di Manggarai, Operasional Commuter Line Tetap Berjalan
"Ada 2 RW yg berdampak RW 06, 012, yang sangat berdampak ini ada pada RW 06 sebanyak 15 RT dan RW 012 hanya 4 RT," kata Satriadi kepada wartawan di Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2024).
Kemudian, ia mengatakan terkait jumlah rumah yang terdampak, pihaknya belum bisa memastikan karena masih didata bersama pihak kelurahan.
"Kalau rumah kita masih menyamakan persepsi data dulu dengan pihak kelurahan karena saat ini TKP masih belum begitu aman, masih ada beberapa titik api yg harus kita tuntaskan," katanya.
Namun, ia memastikan terkait jumlah warga yang terdampak kebakaran dari dua RW tersebut mencapai sekitar 2.000 jiwa.
"Tapi yang pasti kemungkinan korban yang terdampak cukup luas tadi saya sampaikan ada 15 RT ditambah 4 RT, itu sekitar jiwanya sampai 2.000 jiwa yg terdampak," tuturnya.
Selain itu, ia pun juga menjelaskan kronologi petugas Damkar DKI menuju titik lokasi kebakaran. Ia menyebut awalnya pihaknya hanya menyerahkan 6 unit damkar.
Baca Juga: Usai Viral, Pertamina Akhirnya Buka Suara Soal Tambahan Biaya Admin Rp 5000 Saat Isi Bensin
"Jadi memang pada saat kejadian kan pada sekitar pukul jam 2.40 ya dini hari, kita terima berita. Kemudian di tahap pertama kita luncurkan 6 unit, nah 6 unit kita blok,"
Namun, lanjutnya, saat anggota dan petugas dan unit sudah sampai di lokasi, mereka melihat api sudah membesar di sekita sekitar RW 12 dan 6
"Kemudian kami coba lokalisir, tapi karena memang posisinya padat hunian dan sudah membesar, akhirnya kita coba penambahan unit lagi tuh," jelasnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya sudah mengerahkan 35 unit dengan sekitar 125 personel damkar yang turun memadamkan api.
Selain itu, ia mengatakan sebelumnya terdapat kendala di awal terkait sumber air yang lumayan jauh dari titik lokasi kebakaran. Namun, kendala tersebut sudah teratasi.
"Tapi dengan 6 unit itu kita bisa cover itu yah, sampai kita dapat titik sumber air, alhamdulillah sampai dengan saat ini, sudah aman masalah sumber air ini," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









