Jakarta

Bupati Maesyal Akan Panggil Pengembang Perumahan Taman Cisoka Indah dan Villago Residence Rajeg, Buntut Banjir yang Melanda Kawasan Tersebut

Sastra Yudha | 10 Maret 2025, 19:22 WIB
Bupati Maesyal Akan Panggil Pengembang Perumahan Taman Cisoka Indah dan Villago Residence Rajeg, Buntut Banjir yang Melanda Kawasan Tersebut

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, akan memanggil pengembang Perumahan Taman Cisoka Indah di Kecamatan Cisoka dan Perumahan Villago Residence di Kecamatan Rajeg.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal usai meninjau banjir yang melanda permukiman warga di sekitar dua perumahan tersebut, pada Minggu (9/3/25) kemarin.

Maesyal minta pengembang Taman Cisoka Indah agar memperlebar drainase, menyelesaikan tandon, dan menperbaiki turab yang menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga.

Baca Juga: Simak! Detail Konser Babymonster di Jakarta: Lokasi, Harga Tiket, hingga Denah Tempat Duduk, Penjualan Tiket Umum Dimulai 20 Maret 2025

Saat meninjau langsung banjir di Cisoka, Bupati Maesyal melihat saluran drainase yang ada di Perumahan Taman Cisoka Indah itu terlalu kecil.

Selain itu, juga tidak adanya turab di saluran anak Sungai Cimanceuri. Sehingga, hal itu diduga menjadi penyebab terjadinya banjir di perumahan tersebut.

"Saya meninjau langsung di lokasi dan bertemu pihak pengembang. Saya minta agar dilakukan perbaikan drainase, menyelesaikan tandon air, dan membuat turab di pinggiran saluran anak Sungai Cimanceuri," kata pria yang akrab disapa Rudi Maesyal itu.

Hal yang sama juga dilakukan Bupati Maesyal saat meninjau banjir di Perumahan Villago Residence, di Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Maesyal juga meminta pengembang Perumahan Villago Residance untuk memperbaiki turab dan membuat tandon yang cukup untuk menahan debit air.

"Kalau di Perumahan Villago Residance, drainasenya sudah bagus, dengan memiliki lebar 1 meter, dan lebar 1 meter. Hanya saja, turab di saluran Sungai Cimanceuri kurang tinggi. Selain itu, tandon juga belum memadai," bebernya.

Untuk menindaklanjuti masalah tersebut, pihaknya akan kembali memanggil para pengembang untuk melakukan pembahasan mengenai pembangunan turab, tandon dan pelebaran drainase, pada Selasa 11 Maret 2025, besok.

Baca Juga: 5 Tips Tetap Tampil Sehat dan Glowing di Hari Lebaran, Lebih Percaya Diri Kumpul Keluarga

"Nanti, Selasa (11/3), kita panggil untuk melakukan rapat bersama dengan dinas-dinas terkait. Tentunya, untuk menindaklanjuti hasil tinjauan hari ini," katanya.

Selain melakukan tinjauan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang juga menerjunkan tim medis untuk melakukan pengecekan kesehatan masyarakat yang terdampak banjir.

Selain itu, Pemkab juga memberikan bantuan berupa sembako, selimut, matras, dan makanan siap saji, kepada masyarakat yang terdampak banjir di perumahan tersebut.

"Tadi kita terjunkan juga tim medis. Kita juga serahkan bantuan logistik berupa sembako, makanan siap saji, selimut, dan matras," jelasnya.

Sementara Kepala Pusdiklat BNPB RI, Heriawan, menambahkan bahwa pihaknya memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir.

Bantuan yang diberikan berupa sembako sebanyak 250 paket, makanan siap saji 250 paket, matras 200 unit, dan selimut 200 unit.

Baca Juga: Pantau Kesiapan Posko Satgas Ketenagakerjaan, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Minta Pengusaha Berikan THR Pekerja Sesuai Ketentuan dan Tepat Waktu

Meskipun banjir sudah surut namun bantuan tetap diperlukan, karena khawatir terjadi banjir susulan.

"Meski sudah surut, kita tetap salurkan bantuan karena khawatir terjadi banjir susulan. Termasuk perahu karet juga kita siagakan," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.