Jakarta

Tangerang Berbudaya 2025 di Alun-alun Tigaraksa: Ada Pentas Seni Khas Daerah, Bazar UMKM, hingga Wahana Permainan Anak, Gratis!

Sastra Yudha | 12 Oktober 2025, 09:04 WIB
Tangerang Berbudaya 2025  di Alun-alun Tigaraksa: Ada Pentas Seni Khas Daerah, Bazar UMKM, hingga Wahana Permainan Anak, Gratis!


AKURAT JAKARTA – Beragam kesenian tradisional dan pertunjukan budaya khas daerah ditampilkan dalam pergelaran Tangerang Berbudaya 2025.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya lokal serta mempererat rasa kebersamaan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Sejumlah penampilan menarik turut meramaikan acara Perayaan HUT ke-393 Kabupaten Tangerang yang digelar di Alun-Alun Tigaraksa, pada Sabtu (11/10/2025).

Baca Juga: Susunan Kepengurusan DPD Golkar Jakarta Periode 2025-2030 Bakal Diumumkan Dalam Waktu Dekat

Mulai dari Tari Bangbung Hideung, Tari Ronggeng Nyentrik, Tari Bajidor Kahot, hingga kolaborasi unik Tari Sinden Nyentrik dengan Pencak Silat.

Selain itu, pengunjung juga disuguhkan pertunjukan Cerita Nyi Mas Melati dari Sanggar Dongeng Nusantara yang membawakan kisah lokal penuh nilai sejarah.

Suasana semakin meriah dengan hadirnya Tari Rampak Kendang yang enerjik, penampilan lawak tradisional khas Kabupaten Tangerang dari Cipta Wargi Putra Tolay Group, serta Tari Nyi Bentang Ronggeng.

Alunan musik tanjidor juga turut memperkaya suasana, membawa nuansa Betawi yang kental di tengah pergelaran Tangerang Berbudaya 2025.

Acara ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Kabupaten Tangerang dalam pelestarian budaya local, sekaligus ajang apresiasi terhadap seniman dan budayawan daerah.

Tangerang Berbudaya 2025 merupakan bagian dari rangkaian Perayaan HUT ke-393 Kabupaten Tangerang. Selain pergelaran seni budaya juga ada pameran UMKM.

Acara ini resmi dibuka oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, pada Jumat (10/10/2025).

Baca Juga: TNGGP Tutup Semua Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Mulai 13 Oktober 2025, Ini Alasannya

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pagelaran seni budaya dan pameran UMKM tersebut merupakan salah satu momentum memperkuat potensi ekonomi kreatif dan memperluas ruang berekspresi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini telah dilaksanakan kegiatan groundbreaking atau dimulainya pergelaran seni sesuai dengan budaya yang ada di Kabupaten Tangerang, seperti seni tari. Selain itu, ada juga UMKM yang bisa dilihat langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

 

Bupati juga menyebutkan, kegiatan tersebut menghadirkan 10 wahana permainan anak yang dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat bisa bersama-sama tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Semuanya gratis, tidak dibungkus biaya. Jadi tempat bermain ini bisa dimanfaatkan anak-anak dan keluarga. Tinggal kita saling mengawasi bersama agar aman dan tertib,” imbuhnya.

Selain memberikan hiburan, keberadaan UMKM dalam rangkaian acara HUT ke-393 ini diharapkan bisa memberi dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Sudah Uji Coba Skala Kecil, Olah 100-200 Ton Sampah

“UMKM ini mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian rakyat dan menopang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang bagi pelaku UMKM lokal untuk menampilkan produk dan inovasi mereka.

“Potensi-potensi lokal bisa tampil dan dipamerkan di sini sebagai bentuk inovasi masyarakat,” tandasnya. (*)

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.