Jakarta

Malam Tahun Baru di Jakarta: Tanpa Kembang Api, Diisi Doa Lintas Agama dan Pertunjukan Drone

Yusuf Doank | 31 Desember 2025, 09:32 WIB
Malam Tahun Baru di Jakarta: Tanpa Kembang Api, Diisi Doa Lintas Agama dan Pertunjukan Drone

AKURAT JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan kebijakan Car Free Night (CFN) di sepanjang ruas Jalan Sudirman-Thamrin pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini akan difokuskan pada kegiatan doa bersama dan pertunjukan teknologi alih-alih pesta kembang api.

Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menjelaskan bahwa penutupan arus lalu lintas bagi kendaraan yang mengarah ke Jalan Sudirman-Thamrin akan dimulai pada sore hari guna memberikan ruang bagi pejalan kaki.

Baca Juga: Asyik! Perayaan Tahun Baru 2026, Pemprov DKI Gratiskan Biaya Transjakarta, MRT, dan LRT pada 31 Desember dan 1 Januari

"Kebijakan Car Free Night ini akan dimulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 02.00 dini hari pada 1 Januari 2026," ujar Robby saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Polda Metro Jaya pun telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik persimpangan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi penutupan.

Delapan Panggung Hiburan dan Renungan

Untuk memecah kerumunan massa, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan delapan panggung hiburan yang tersebar di titik-titik strategis.

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, merinci panggung-panggung tersebut akan berdiri mulai dari kawasan FX Sudirman dan Gelora Bung Karno (GBK) hingga ke kawasan bersejarah Kota Tua.

Baca Juga: BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan pada Malam Pergantian Tahun

Namun, Rano menegaskan bahwa panggung tersebut tidak hanya berisi hiburan musik. Sebagai bentuk empati terhadap bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Indonesia baru-baru ini, akan digelar doa bersama yang melibatkan pemuka lintas agama.

"Kami mengabarkan kepada masyarakat Jakarta bahwa tahun baru ini tidak dimeriahkan dengan kembang api. Namun, hal itu tidak mengurangi rasa bahagia karena kami menggantinya dengan pertunjukan drone dalam skala besar dan transisi yang indah," tutur Rano Karno saat meninjau kesiapan di Jakarta Timur.

Keputusan meniadakan kembang api diambil sebagai wujud solidaritas dan keprihatinan nasional. Kendati demikian, berbagai penampil papan atas seperti d'Masiv dan musisi lainnya dijadwalkan akan tetap mengisi panggung-panggung hiburan tersebut untuk menemani masyarakat Jakarta menyongsong tahun 2026 dengan semangat optimisme dan kerukunan.

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan menggunakan moda transportasi umum yang telah disiapkan jam operasionalnya secara khusus oleh Transjakarta dan MRT selama malam pergantian tahun. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.