Jakarta

Banjir Rob Rendam Pantura Jawa Tengah, Lumpuhkan Ekonomi Warga

Ainun Kusumaningrum | 14 Januari 2025, 11:10 WIB
Banjir Rob Rendam Pantura Jawa Tengah, Lumpuhkan Ekonomi Warga

AKURAT JAKARTA - Banjir air laut pasang atau rob masih merendam sejumlah daerah di Pantura Brebes-Rembang, Jawa Tengah, Selasa (14/1/2025).

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari mengatakan bencana alam tersebut melumpuhkan ekonomi warga.

Menurutnya, banjir rob yang selalu terjadi di wilayah Pantura dikarenakan struktur tanah yang kian menurun.

Baca Juga: Keji! Hanya Gara-gara Muntah di Depan Minimarket, Balita di Bekasi Tewas Dianiaya Ayah dan Ibunya, Jasadnya Dibuang dan Ditutupi Kain Sarung

"Hasil penelitian mengatakan, penurunan tanah bisa mencapai 6-12 cm, " kata Bergas dilansir dari rri.

Dalam mengantisipasinya, pihak BPBD terus berupaya melakukan membantu warga Pantura dengan melakukan pemompaan air.

Ia menyebut untuk melakukannya dibutuhkan dia pompa besar dari BNPB dan BPBD.

Meskipun demikian, Bergas menyayangkan bahwa upayanya tidak selalu membuahkan hasil yang maksimal. Hal ini dikarenakan wilayah tersebut sudah menjadi wilayah yang rentan banjir rob.

"Kami menggunakan dua pompa besar itu yang 600 liter perdetik. Namun sama saja tidak menyelesaikan masalah, " ucapnya.

Untuk mencegah banjir di wilayah tersebut, pihaknya akan melakukan peninggian tanggul di lokasi yang terdampak banjir. Pihaknya akan melakukan pendekatan yang lebih masif kepada pemerintah.

"Salah satu jalan yang akan kami lakukan adalah dengan meninggikan jalan Daendels. Jika tidak bisa kami tinggikan, akan diupayakan ditanggul, " ujar Bergas.

Selain mengupayakan dua hal tersebut, pihaknya juga mempunyai rencana lain jika dua upaya peninggian jalan dan penanggulan jalan gagal. Yaitu dengan komponisasi dan relokasi.

Banjir rob yang kembali merendam wilayah Pantura sejak Senin (13/1/2025) membuat pemerintah hadir ditengah-tengah masyarakat dengan berbagai program.

Salah satunya dengan pendekatan program relokasi kepada korban banjor rob di wilayah Pantura. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.