BMKG Prediksi Indonesia Masuki Kemarau Berikut Tanda-tandanya dan Waspada Cuaca Ekstrem

AKURAT JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sepekan ke depan, wilayah Indonesia akan dipengaruhi peralihan musim
Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau dan masa peralihan musim hujan ke kemarau terjadi periode April-Juni.
Kondisi tersebut ditandai dengan panas terik pada pagi hingga siang hari, dan hujan lokal pada sore hingga malam.
Baca Juga: Bogor Diguncang Gempa 4,1 Magnitudo, BMKG Laporkan Kedalaman Gempa di 5 KM
Kondisi atmosfer yang tidak stabil selama April-Juni meningkatkan kemungkinan terbentuknya awan konvektif.
Khususnya di wilayah Barat dan Selatan Indonesia, seperti Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
BMKG pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan terus memantau informasi cuaca.
Baca Juga: Rumah Kontrakan Terbakar, Balita 4 Tahun Tewas Diduga Terkunci di Dalam Kamar
Terlebih, cuaca ekstrem mengakibatkan salah satunya kekeringan dapat muncul sewaktu-waktu dan berdampak pada aktivitas sehari-hari.
Selama sepekan, cuaca Indonesia akan dipengaruhi sejumlah faktor, yaitu Gelombang MJO, Kelvin, Rossby Ekuator, dan gelombang Low Frequency.
Aktivitas tersebut akan memicu pertumbuhan awan hujan, utamanya di Kalimantan Timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.
Kemudian, Bibit Siklon Tropis 97S terpantau di Laut Arafuru, tenggara Kepulauan Tanimbar, Maluku. Bibit siklon ini bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan 20 knot dan tekanan minimum 1010 mb.
Selain itu, juga berpotensi berkembang menjadi siklon dalam 24 jam ke depan, meski masih dikategorikan berisiko rendah.
Dampaknya berptensi terjadi cuaca ekstrem di wilayah-wilayah tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






