Jakarta

Tutup FLS3N dan O2SN SD dan SMP Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2025, Ini Pesan Bupati Maesyal Rasyid Kepada Para Juara

Sastra Yudha | 10 Mei 2025, 19:25 WIB
Tutup FLS3N dan O2SN SD dan SMP Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2025, Ini Pesan Bupati Maesyal Rasyid Kepada Para Juara

AKURAT JAKARTA - Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD dan SMP Kabupaten Tangerang tahun 2025 resmi berakhir.

FLS3N dan O2SN tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025 ditutup oleh Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, pada Jumat 9 Mei 2025.

Kegiatan ini merupakan puncak acara dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025.

Baca Juga: Bansos Tahap 2 Cair Bulan Ini, Begini Cara Cek Penerima PKH dan BPNT, Sudah Cair atau Belum?

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi talenta-talenda muda yang menjunjung tinggi sportivitas dan bersaing secara sehat.

“Saya apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Melalui kegiatan FLS3N dan O2SN ini, kita melihat banyak sekali talenta-telanta muda Kabupaten Tangeang," katanya.

Dikatakan Maesyal, pendidikan sejati adalah pendidikan yang membentuk pribadi yang utuh, yang menghargai seni, menjunjung tinggi sportivitas, dan mampu bersaing secara sehat.

Lebih jauh, Bupati Maesyal Rasyid turut menyoroti pentingnya pendidikan yang menyentuh seluruh aspek kehidupan peserta didik, bukan hanya berfokus pada akademik semata.

Menurutnya, melalui kegiatan ini pihaknya dapat melihat bahwa pendidikan yang bermutu bukan semata-mata tentang angka di atas kertas.

Kegiatan FLS3N dan O2SN ini juga cerminan nyata dari semangat untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas

"Pendidikan yang berkualitas adalah yang mampu membentuk karakter, mengasah kreativitas, dan mengembangkan potensi anak secara utuh,” tegasnya.

Baca Juga: Bakal Bangun Pulau Kucing Mirip di Jepang, Gubernur Pramono Sebut 3 Hal Ini yang Harus Diperhatikan

Mantan Sekda ini juga menekankan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif dan adil. Salah satunya adalah adanya dukungan terhadap kegiatan FLS2N dan O2SN.

"Kegiatan FLS2N dan O2SN memberikan ruang yang terbuka bagi seluruh anak-anak untuk menampilkan potensi, ekspresi dan kreatifitasnya yang terbaik," tegasnya.

Dikatakan bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini bahwa setiap anak punya potensi. "Tugas kita sebagai pemerintah adalah membuka ruang agar potensi itu bisa berkembang," ujarnya.

Melalui kegiatan FLS3N dan O2SN ini, lanjut Maesyal, memberikan panggung bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri. "Ini adalah bagian penting dari pembangunan manusia yang unggul,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, menyampaikan bahwa FLS3N dan O2SN merupakan sarana penting untuk menjaring dan menumbuhkan potensi non-akademik siswa.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini kegiatan O2SN dilaksanakan pada 5-6 Mei, disusul FLS3N pada 7-9 Mei 2025.

“Alhamdulillah, kegiatan telah selesai seluruhnya. Hari ini kita tutup secara resmi sekaligus menyerahkan piala kepada para siswa yang berhasil meraih juara di masing-masing cabang lomba,” kata Dadan.

Baca Juga: Gaji 13 PNS Cair Bulan Juni, Segini Besaran yang Akan Diterima Per Golongan

Ia mengungkapkan, tahun ini ada 456 siswa yang ikut serta FLS3N dan O2SN tingkat Kabupaten Tangerang. Mereka adalah perwakilan terbaik dari setiap kecamatan.

“Peserta yang kita bawa ke tingkat kabupaten adalah siswa-siswa yang sudah menjadi juara di tingkat kecamatan. Jadi mereka ini adalah yang terbaik, baik dari SD maupun SMP,” jelasnya.

Menurut Dadan, FLS3N dan O2SN memberikan ruang aktualisasi bagi siswa yang memiliki bakat di bidang seni dan olahraga.

“Anak-anak yang punya talenta khusus, ini saatnya mereka unjuk gigi. Bukan hanya soal menang, tapi soal proses tumbuhnya semangat belajar dan berlatih,” tuturnya.

Dadan juga menekankan pentingnya kegiatan FLS3N dan O2SN ini dalam rangka membangun jalur prestasi anak didik di luar akademik.

“Lewat kegiatan ini, siswa bisa mengembangkan bakatnya dan membangun jalur prestasi di bidang yang mereka kuasai. Ini sangat penting, karena dunia pendidikan saat ini harus mampu mengakomodasi berbagai potensi anak,” ujarnya.

Adapun cabang lomba O2SN meliputi senam, karate, dan pencak silat. Sedangkan FLS3N mempertandingkan pantomim, tari kreasi, solo vokal, kriya (menganyam), dan musik tradisional.

Baca Juga: Prediksi Skor Casa Pia vs Sporting Braga di Liga Portugal, 11 Mei 2025: Ujian Ketahanan Tuan Rumah Tanpa Kapten

Selanjutnya, para juara tingkat kabupaten ini akan mewakili Kabupaten Tangerang ke ajang provinsi, bahkan bisa melaju hingga ke tingkat nasional.

“Kita akan terus dorong siswa-siswa yang juara ini ke jenjang berikutnya. Jika mereka lolos provinsi, mereka akan tampil di nasional. Ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berlatih dan berkembang,” tutupnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.