Jakarta

Perayaan Hari Raya Waisak di Kabupaten Tangerang Dihadiri Bupati hingga Gubernur Banten, Ajak Semua Pihak Rawat Harmoni Antar Umat Beragama

Sastra Yudha | 19 Mei 2025, 11:18 WIB
Perayaan Hari Raya Waisak di Kabupaten Tangerang Dihadiri Bupati hingga Gubernur Banten, Ajak Semua Pihak Rawat Harmoni Antar Umat Beragama

AKURAT JAKARTA - Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE di Kabupaten Tangerang digelar di Bunderan 3, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (18/5/2025).

Perayaan Hari Raya Waisak 2025 ini dihadiri sejumlah pejabat antara lain Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, hingga Gubernur Banten, Andra Soni.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

Baca Juga: Sederhana: Rayakan Ulang Tahun Bersama 100 Anak Yatim di Lapangan Bola, Bupati Tangerang: Ini Kejutan!

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini mengajak semua pihak untuk merawat harmoni antar umat beragama di Kabupaten Tangerang.

Perayaan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat toleransi, kerukunan, dan penghormatan terhadap keberagaman di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Di Kabupaten Tangerang ini seluruh umat beragama dan keyakinan lainnya memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam merayakan hari besar keagamaannya," tegasnya.

"Alhamdulillah, sampai hari ini situasi di Kabupaten Tangerang tetap aman dan kondusif, berkat rasa saling menghormati yang telah menjadi budaya kita bersama,” lanjutnya.

Maesyal menegaskan, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pijakan utama dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tidak boleh ada perlakuan yang berbeda satu sama lain dalam hal hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Kami tegaskan kembali, tidak ada perlakuan yang berbeda di Kabupaten Tangerang. Semua umat memiliki hak yang sama dalam menjalankan ajaran keyakinannya. Kita semua bagian dari NKRI yang menjunjung tinggi persatuan dan keharmonisan,” tambahnya.

Baca Juga: Menguak Asal Usul Unik Nama-Nama Jalan di Jakarta: Dari Warung Buncit hingga Glodok

Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, mendukung penuh terhadap perayaan Hari Raya Waisak sebagai agenda tahunan, dan akan terus mendorong terciptanya kehidupan yang rukun dan damai di tengah keberagaman.

Sementara Bhante Dhammatera menjelaskan bahwa Tri Suci Waisak ini memperingati tiga peristiwa agung yaitu: kelahiran Pangeran Siddharta, pencapaian Penerangan Sempurna sebagai Buddha, dan wafatnya Sang Buddha Gautama.

Bhante juga menekankan pentingnya tradisi pindapata, ritual menerima dana atau makanan dari umat sebagai bentuk komunikasi spiritual dan budaya antara para bhikkhu dan umat.

Baca Juga: Libur Panjang 29 Mei-1 Juni 2025, Inilah 5 Ide Seru untuk Menciptakan Long Weekend yang Berkesan!

“Ini bukan tentang meminta, tapi menyambung rasa. Tradisi ini adalah budaya puja, budaya hormat yang menjadi warisan ajaran Sang Buddha," pesannya.

"Jika budaya hormat ini hilang, maka akan hilang pula kemuliaan jiwa manusia,” pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.