Jelang Imlek 2026, Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di Wihara Arya Dipa Kosambi

AKURAT JAKARTA - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Wihara Arya Dipa, Kosambi, pada Rabu (11/2/2026).
GPM ini sebagai upaya strategis untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Resmiati Marningsih, menjelaskan bahwa terdapat 1000 paket sembako yang telah disiapkan pada GPM tersebut.
Baca Juga: Satpol PP DKI Kerahkan 1.950 Personel untuk Tertibkan Atribut Parpol di 93 Flyover Seluruh Jakarta
Tiap paket GPM berisi beras premium 4 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kg, dan tepung terigu 2 kilogram.
Harga pasar paket tersebut yaitu Rp 170.600, namun pemerintah daerah memberi subsidi sehingga masyarakat hanya membayar Rp 82.272.
"Untuk masyarakat yang ingin mengikuti program ini masing-masing bisa membawa kupon yang dibagikan oleh pemerintah daerah. Target sasaran utama adalah masyarakat yang akan merayakan Imlek, khususnya di wilayah Kosambi dan sekitarnya," ujarnya.
Ia menungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Tahun Baru Imlek.
"Dengan adanya program ini, masyarakat dapat memperoleh bahan-bahan pokok seperti beras, minyak, gula, dan tepung dengan harga yang lebih terjangkau," ungkapnya.
Resmiati mengatakan, GPM ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama pada momen-momen penting seperti perayaan Imlek.
Ia berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, meningkatkan daya beli masyarakat, dan memberikan dukungan sosial dan ekonomi selama periode hari raya.
"Semoga dengan adanya GPM, masyarakat dapat merayakan Imlek dengan lebih meriah dan terbantu dari segi ekonomi," katanya.
Resmiati berharap, Gerakan Pangan Murah (GPM) dapar berlangsung terus untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Baca Juga: Berikut Cara Mengaktifkan Kembali BPJS PBI agar Tetap Bisa Berobat Gratis
"Semoga kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinu untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok," harapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








