Jakarta

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Layak Huni Bagi Nelayan, Hasil Program Revitalisasi Kampung Tanjung Kait

M Rahman Akurat | 14 Februari 2026, 09:07 WIB
Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Layak Huni Bagi Nelayan, Hasil Program Revitalisasi Kampung Tanjung Kait

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meresmikan 110 unit rumah layak huni bagi nelayan di Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, pada Jumat (13/2/2026).

110 rumah layak huni bagi nelayan ini merupakan hasil dari program Revitalisasi Kampung Tanjung Kait, kolaborasi Pemkab Tangerang bersama Habitat for Humanity, koperasi, Komida, serta para donatur lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan 110 unit rumah sehat dan layak huni yang kini telah ditempati masyarakat nelayan.

Baca Juga: Bukan Nasi, Ini Rahasia Sahur Tahan Lapar ala Sunah

“Alhamdulillah, kami bersama Habitat, koperasi, Komida dan para donatur meresmikan pembangunan rumah layak huni sebanyak 110 unit yang sudah ditempati masyarakat nelayan di Kampung Tanjung Kait,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan 110 unit rumah tersebut telah dimulai sejak 2024 dan diperuntukkan bagi nelayan yang sebelumnya tidak memiliki tanah maupun hunian tetap.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, kini para nelayan di Tanjung Kait memiliki rumah yang sehat, aman, dan nyaman untuk dihuni bersama keluarga.

Selain pembangunan rumah, Pemkab Tangerang juga melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti penyediaan air bersih, pembangunan jalan beton dan paving lingkungan, balai warga, serta Posyandu untuk pelayanan kesehatan.

"Ke depan, pemerintah daerah juga akan membangun penerangan jalan umum (PJU) serta merancang sarana pendidikan apabila jumlah penduduk terus bertambah," imbuhnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Udinese vs Sassuolo di Serie A, 15 Februari 2026: Duel Dua Tim Terluka di Bluenergy Stadium

Pemkab Tangerang juga memberikan dukungan melalui program pemberdayaan ekonomi berupa bantuan alat tangkap ikan, cool box, dan sarana penunjang lainnya untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

"Pemerintah juga mendorong para istri nelayan untuk mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan keluarga," tandasnya.

Bupati Maesyal menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan program-program yang berpihak kepada masyarakat.

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, koperasi, dan para donatur juga menjadi kunci terwujudnya program yang bermanfaat kepada masyarakat, salah satunya seperti revitalisasi rumah nelayan.

Baca Juga: Stop Pakai yang Mahal! Hanya Modal Bahan Rumahan, Mobil Kamu Bisa Harum Maksimal

“Kami turut senang melihat warga begitu gembira. Mereka kini punya rumah, punya tanah, dan punya aktivitas usaha. Inilah kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Bupati Maesyal mengatakan bahwa program revitalisasi rumah nelayan tersebut merupakan kolaborasi multipihak yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, khususnya keluarga nelayan berpenghasilan rendah.

Melalui penyediaan hunian layak, akses kepemilikan lahan, serta pembangunan infrastruktur dasar yang menunjang lingkungan sehat dan aman, diharapkan kesejahteraan nelayan semakin meningkat.

"Sebanyak kurang lebih 110 keluarga yang sebelumnya tinggal dalam kondisi tidak layak huni dengan keterbatasan akses air bersih, sanitasi, dan fasilitas dasar lainnya, kini telah menempati rumah yang lebih aman dan tertata," ungkapnya.

Selain pembangunan rumah, kawasan ini juga dilengkapi jalan lingkungan, drainase, jaringan air bersih, fasilitas umum, dan ruang komunal.

Baca Juga: Curhat ke AI Lebih Nyaman? Ini Risiko Tersembunyi bagi Gen Z

Sementara Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, menyampaikan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, khususnya akan kepastian hunian yang sehat, aman dan nyaman.

Pihaknya merasa bangga dan sangat bersyukur bisa mewujudkan keinginan masyarakat nelayan Tanjung Kait untuk memiliki hunian yang layak.

“Melihat keluarga-keluarga di Tanjung Kait kini memiliki rumah yang aman dan kepastian tempat tinggal adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami," ujarnya.

Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, baik dari sisi tempat tinggal maupun penghasilan.

Baca Juga: Masakan Penggugah Selera! Resep Ati Ampela Rica-Rica Kemangi, Solusi Lauk Pedas yang Bikin Nagih, Begini Cara Masaknya

"Kami berharap revitalisasi ini menjadi fondasi yang kuat bagi masyarakat untuk terus berkembang menata masa depan yang lebih baik,” ujarnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.