Mudik Gratis BUMN 2026, Targetkan 100 Ribu Pemudik dengan Moda Transportasi Terintegrasi

AKURAT JAKARTA - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama BPI Danantara kembali menggulirkan program Mudik Gratis BUMN 2026.
Sebagai bentuk kepedulian sosial negara terhadap masyarakat, program tahun ini menargetkan kuota yang lebih besar, yakni menjangkau lebih dari 100 ribu pemudik.
Program yang melibatkan hampir seluruh jajaran BUMN dan anak usahanya ini menyediakan berbagai moda transportasi mulai dari bus, kereta api, hingga kapal laut.
Baca Juga: Libur Imlek 2026, Jalur Puncak Bogor Terapkan Ganjil Genap Hingga Selasa, Simak Info di Sini
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak bersilaturahim ke kampung halaman.
Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah peserta dan cakupan wilayah tahun ini merupakan hasil dari koordinasi lintas sektor yang semakin kuat.
"Melalui tema Mudik Aman, Berbagi Harapan, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat," ujar Tedi dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).
Untuk memastikan kelancaran arus mudik, pemerintah telah menyiapkan armada secara mendalam.
Transportasi darat menggunakan bus masih menjadi penopang utama, disusul oleh moda kereta api dan laut. Secara rinci, alokasi kursi mudik tahun ini meliputi:
Bus: Lebih dari 64.000 pemudik akan diangkut menggunakan sekitar 1.400 unit bus.
Kereta Api: Tersedia kuota bagi hampir 33.000 pemudik dengan 99 rangkaian kereta api.
Kapal Laut: Menampung lebih dari 5.000 pemudik dengan dukungan 42 kapal laut.
Tedi menambahkan bahwa seremonial pelepasan peserta atau flag off untuk armada bus dijadwalkan akan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026 mendatang.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






