Basarnas Ubah Strategi Cari 5 Wartawan Hilang, Persempit Lintasan di Selat Sunda

AKURAT JAKARTA – Tim SAR Gabungan mengubah strategi pencarian rombongan lima jurnalis yang hilang kontak bersama kapal KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda.
Penyisiran kini dipersempit dan difokuskan lebih dekat ke kawasan pesisir dengan membagi area operasi menjadi delapan sektor.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwiant menjelaskan, total luas area pencarian hari ini mencapai 3.439 nautical mile persegi (NM²).
Baca Juga: Sinyal Ponsel Wartawan Hilang di Anak Krakatau Terlacak di Pulau Sebesi
Langkah pemadatan lintasan (track spacing) dari semula 3 nautical mile menjadi 1 hingga 2 nautical mile dilakukan agar pencarian berlangsung lebih mendalam dan rinci.
"Pengerahan armada difokuskan ke wilayah tenggara Gunung Anak Krakatau berdasarkan kalkulasi pergerakan arus, gelombang, dan angin dari sistem SARMAP. Jarak penyisiran kita rapatkan agar pencarian lebih detail," kata Rizky di Banten, Rabu (16/9/2026).
Operasi hari kesembilan ini melibatkan 570 personel gabungan—terdiri dari 307 personel laut dan 263 personel di posko darat—serta memobilisasi 22 unit armada kapal dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan Polairud.
Berikut pembagian rincian delapan sektor pencarian:
Sektor A (511 NM²): Disisir KRI Dewa Kembar dan KP Sanjaya.
Sektor B (539 NM²): Disisir KN SAR Basudewa.
Sektor C (585 NM²): Disisir KRI Leuser.
Sektor D (319 NM²): Disisir KN SAR Antasena dan KRI Lepu.
Sektor E (271 NM²): Disisir RIB 02 Lampung dan KAL Pahawang.
Sektor F (265 NM²): Disisir tujuh unit kapal patroli Polairud.
Sektor G (282 NM²): Disisir RIB 02 Banten, KAL Anyer, dan RBB Pulau Peucang.
Sektor H (667 NM²): Disisir KN SAR Tetuka, KRI Kerambit, KRI Gilimanuk, dan KN Damaru.
Sementara itu, BMKG memprakirakan kondisi cuaca perairan Selat Sunda berawan dengan tinggi gelombang 0,5 hingga 2,5 meter dan kecepatan angin 5–20 knot menuju timur laut.
Mengingat kawah Gunung Anak Krakatau masih tertutup kabut, seluruh personel diimbau tetap memprioritaskan keselamatan fisik.
Melalui skema penyempitan jalur serta pemetaan sistematis di delapan sektor ini, Tim SAR Gabungan berharap dapat menemukan keberadaan KM Arupadatu I beserta seluruh awak dan jurnalis yang hilang.
Pihak Basarnas dan aparat keselamatan perairan terus memohon dukungan doa dari masyarakat luas serta mengimbau para nelayan lokal untuk segera melapor ke posko utama apabila menemukan benda maupun tanda-tanda keberadaan kapal di sepanjang jalur penyisiran.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








