Jakarta

Buka PORSADIN Ke-VII Tingkat Kabapaten Tangerang, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Santri Ukir Prestasi dan Jaga Akhlak

M Rahman Akurat | 28 September 2026, 08:13 WIB
Buka PORSADIN Ke-VII Tingkat Kabapaten Tangerang, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Santri Ukir Prestasi dan Jaga Akhlak
Bupati Maesyal bersama sebagian peserta Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN). - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN ke-VII) tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar di Alun-alun Balaraja pada Minggu (27/9/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa PORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan olahraga dan seni biasa.

Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kebersamaan, sekaligus menggali dan mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah, baik di bidang keagamaan, seni, maupun olahraga.

"PORSADIN ini bukan hanya jadi ajang perlombaan, tapi juga menjadi tempat untuk saling memperkuat kebersamaan dan menggali serta mengembangkan bakat, minat, potensi para santri Madrasah Diniyah," ungkap Bupati Maesyal di hadapan ribuan peserta.

Baca Juga: Prediksi Skor Zimbabwe vs RD Kongo di Kualifikasi Piala Afrika 2027, 28 September: Duel Dua Pemenang Laga Pembuka

Pendidikan Karakter dan Sportivitas Santri

Menurut Bupati Maesyal, pendidikan keagamaan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi muda.

Ia berharap melalui pendidikan ini, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, serta mental yang kuat.

Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh peserta agar selalu menjaga sportivitas dan menumbuhkan semangat juang yang tinggi selama bertanding.

“Bertandinglah dengan semangat, berkompetisilah dengan sportif, dan raihlah prestasi dengan cara yang baik. Jangan hanya mengejar kemenangan, perbanyaklah teman,” pesan Bupati Maesyal menyemangati para santri.

Baca Juga: Kenapa Orang Barat Lebih Suka Cebok Pakai Tisu, Sementara Orang Indonesia Pakai Air?

Prestasi Harus Seiring dengan Akhlak

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa prestasi yang diraih harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlakul karimah.

Para santri diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beriman, sehat, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Dengan begitu, mereka dapat membawa nama baik agama, keluarga, dan Kabupaten Tangerang di tingkat yang lebih tinggi.

Di akhir sambutannya, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari para ulama, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), lembaga pendidikan keagamaan, hingga orang tua, untuk terus memperkuat kolaborasi demi masa depan daerah.

Baca Juga: Indonesia Jadi Pengguna AI Pendidikan Tertinggi, tetapi Ada Risiko bagi Kemampuan Berpikir

“Mari kita perkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang tangguh, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan kita semua," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.