Jakarta

Buka Gebyar Seni Budaya di Sepatan Timur, Bupati Tangerang Ajak Generasi Muda Lestarikan Reog dan Debus

M Rahman Akurat | 29 Oktober 2026, 08:31 WIB
Buka Gebyar Seni Budaya di Sepatan Timur, Bupati Tangerang Ajak Generasi Muda Lestarikan Reog dan Debus
Bupati Maesyal Rasyid membuka acara Gebyar Seni Budaya Reog Ponorogo dan Debus di Halaman Kantor Desa Sangiang - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi menghadiri dan membuka acara Gebyar Seni Budaya Reog Ponorogo dan Debus yang digelar di Halaman Kantor Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, pada Rabu (28/10/2026).

Acara yang digelar dalam rangka perayaan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan sportivitas kebudayaan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas antusiasme serta semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Sangiang.

Baca Juga: Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Bupati Tangerang Ajak Generasi Muda Kontribusi Nyata untuk Pembangunan

Kehadiran berbagai elemen seni dalam satu panggung dinilai sebagai langkah maju dalam menjaga kekayaan budaya bangsa.

"Alhamdulillah, saya bangga pak lurah dan masyarakatnya sangat terbuka dan peduli sama potensi yang ada di desanya. Ini bagus, ada reog Ponorogo, ada tari, silat dan juga seni budaya lainnya disatukan dalam satu tampilan dan terus dilestarikan di Desa Sangiang Kecamatan Sepatan Timur ini," ujar Bupati Maesyal.

Pentingnya Pelestarian Budaya dan Peningkatan Ekonomi Desa

Menurut Bupati Maesyal, upaya pelestarian serta penggalian potensi desa tidak boleh berhenti. Seni budaya lokal dinilai memiliki multiplier effect atau dampak berganda, baik sebagai benteng moral generasi muda maupun sebagai motor penggerak ekonomi warga sekitar.

"Ini merupakan potensi yang harus dilestarikan, dipelihara dan dirawat bersama. Kegiatan-kegiatan para pemuda, pelaku seni budaya bisa diwadahi untuk juga bisa mendorong roda perekonomian masyarakat Kecamatan Sepatan Timur, khususnya di Desa Sangiang," ungkapnya.

Ia berharap agar generasi muda dapat mengambil peran nyata dalam memajukan desa. Pemuda dituntut kreatif mengikuti perkembangan zaman namun tetap memegang teguh nilai-nilai moral, spiritual, serta seni budaya lokal yang menjadi identitas daerah.

Baca Juga: Legislator Golkar Sardy Wahab Kawal Aspirasi Warga, Jalan Hanafi Ciracas Diaspal Sepanjang 300 Meter

Ajang Silaturahmi dan Persatuan Warga

Senada dengan Bupati, Kepala Desa Sangiang Kecamatan Sepatan Timur, Komarullah, menjelaskan bahwa Gebyar Seni Budaya Reog Ponorogo dan Debus Banten ini sengaja digelar sebagai wadah pemersatu.

Menurut Komarullah, selain untuk mengenalkan warisan leluhur kepada anak cucu, acara ini juga efektif menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga di wilayah Sepatan Timur, khususnya di Desa Sangiang.

Acara berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai atraksi seni yang memukau ratusan pasang mata yang hadir.

"Kami dari pemerintahan desa, tidak hanya fokus terhadap pembangunan infrastruktur, ekonomi pendidikan dan kesehatan, namun juga terus menguatkan pelestarian seni dan budaya yang membangkitkan gairah pemerintahan desa, serta memelihara cagar budaya maupun seni budaya yang ada," jelasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.