Jaga Tata Kelola, Pandu Sjahrir Lepas Kepemilikan di Supra Sekuritas Sejak Juni 2026

AKURAT JAKARTA – Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, kembali memberikan penjelasan soal kepemilikan sahamnya di PT Supra Sekuritas Indonesia. Penjelasan ini melengkapi pernyataannya sebelumnya agar publik mendapat gambaran yang lebih utuh.
"Melanjutkan penjelasan saya sebelumnya terkait PT Supra Sekuritas Indonesia, saya ingin melengkapi informasi agar dapat memberikan penjelasan setransparan mungkin," kata Pandu dalam keterangan tertulisnya.
Pandu menjelaskan bahwa ia sudah berinvestasi di banyak perusahaan selama puluhan tahun berkarier di dunia investasi. Di sebagian besar perusahaan tersebut, ia hanya menjadi pemegang saham minoritas dan pasif. Hal yang sama berlaku di Supra Sekuritas, yang sahamnya ia miliki sejak 2023, sebelum bergabung dengan Danantara.
Baca Juga: Menengok Keuntungan Danantara Ikut di Acara Time100 Next Gala 2026
"Kepemilikan tersebut pun tidak secara langsung, dan saya sama sekali tidak memiliki kontrol atas operasional perusahaan tersebut," tegasnya.
Pandu tidak pernah menjabat sebagai direksi, komisaris, maupun manajemen Supra. Bloomberg, yang lebih dulu memberitakan kepemilikan ini, juga mencatat tidak ada indikasi Pandu memperoleh keuntungan dari investasi tersebut atau mengetahui aktivitas perdagangan saham DSSA oleh Supra.
Sejak mengemban tanggung jawab di Danantara Indonesia, Pandu terus mengevaluasi portofolio investasi pribadinya secara berkala.
Evaluasi tersebut antara lain mencakup proses pelepasan kepemilikannya di Supra Sekuritas yang telah berjalan sejak 1 Juni 2026, atau lebih dari empat bulan sebelum OJK menetapkan sanksi pada 16 Oktober 2026.
Langkah ini bertujuan memastikan setiap investasi tetap sejalan dengan prinsip tata kelola dan tidak menimbulkan potensi benturan kepentingan.
"Secara berkala, baik sebelum maupun setelah bergabung dengan Danantara Indonesia, saya terus mengevaluasi portofolio investasi saya untuk memastikan setiap investasi sejalan dengan prinsip tata kelola dan tidak menimbulkan benturan kepentingan," ujar Pandu.
"Terlebih dalam dua tahun terakhir, fokus utama saya adalah membangun Danantara Indonesia menjadi sovereign fund berkelas dunia lewat talenta terbaik dan kepercayaan investor," lanjutnya.
Ia juga memastikan Danantara Indonesia tidak pernah bekerja sama ataupun bertransaksi dengan Supra Sekuritas.
OJK menjatuhkan sanksi senilai total Rp2,1 triliun terkait saham DSSA, BREN, dan CUAN di tengah upaya Indonesia memperkuat tata kelola pasar modal menyusul peringatan MSCI. Sebagai salah satu pendukung reformasi pasar modal, Pandu mendukung penuh proses yang dijalankan OJK hingga tuntas.
"Aturan perlu ditegakkan dan sanksi perlu diberikan tanpa pandang bulu. Pasar modal yang bersih hanya bisa terwujud jika semua pihak berani mengambil sikap tegas dan disiplin," ucap Pandu.
Menurut Pandu, prinsip yang sama juga ia terapkan di Danantara. "Untuk menjaga kepercayaan publik dan investor, saya menanamkan prinsip tata kelola dan integritas di setiap keputusan investasi di Danantara," tuturnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



