KJP Pelajar Konsumsi Miras Dicabut, Tegas Tidak Hanya Tawuran

AKURAT.CO - Tidak hanya tawuran, pelajar yang kedapatan terbukti menenggak minuman keras akan dicabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) menegaskan tak segan untuk mencabut KJP milik pelajar yang terbukti membeli atau mengonsumsi minuman keras (miras).
Asisten Pemerintahan (Aspem) Pemerintah Kota Jakarta Pusat Denny Ramdany mengatakan, pihaknya sudah pasti KJP Plus pelajar itu akan dicabut.
Baca Juga: 4 Manfaat Kesehatan Konsumsi Makanan Pedas, Kekebalan Tubuh hingga Turunkan Berat Badan
"Jika pelajar itu membeli atau mengonsumsi miras," kata Denny.
Denny mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Wilayah 1 perihal tentang dugaan adanya pelajar yang membeli atau mengonsumsi minuman keras dari salah satu toko kelontong di wilayah Cempaka Putih.
Ia juga akan memanggil guru serta kepala sekolah untuk mengimbau ancaman pencabutan KJP Plus jika pelajar terbukti mengonsumsi miras.
Baca Juga: 9 Manfaat Kesehatan Jalan Kaki di Pagi Hari, Kekuatan Otot hingga Cegah Penyakit
Dengan pemanggilan ini, kita harap nanti guru dan kepala sekolah untuk mengingatkan para pelajar tidak konsumsi miras.
"Kalau kedapatan pelajar beli ataupun minum miras langsung, kita cabut KJP Plus milik dia," kata Denny.
Sebelumnya, Pemkot Jakarta Pusat menutup toko kelontong penjual minuman keras tanpa izin di Jalan Cempaka Raya, RT 11 RW 02, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (20/8).
Baca Juga: Terbongkar, Kasus Peredaran Obat Keras Libatkan Oknum Tenaga Kesehatan
Ketua RW 02 Cempaka Putih Muhammad Darda mengatakan para pelajar kerap membeli minuman keras dari toko kelontong tersebut.
Ia mengaku beberapa kali mendapati para pelajar membeli miras di toko tersebut dengan memasukkan ke dalam plastik bening dan dibungkus lagi ke kantong plastik hitam.
"Jadi, yang di dalam kantong plastik itu dikasih sedotan dan seolah-olah bukan miras," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







