Fraksi Golkar Minta Fitur JAKI Ditambah: Mulai untuk Difabel, Hotline Konseling hingga Bansos

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Alia Noorayu Laksono mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengembangkan Superapp JAKI.
Menurut dia, pengembangan aplikasi tersebut harus mencakup aspek keterbukaan dan kemudahan akses bagi semua kelompok masyarakat.
Termasuk penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
“Komisi A mendorong agar pengembangan JAKI tidak hanya mencakup fitur-fitur yang sudah ada, tetapi juga memperhatikan aspek keterbukaan dan kemudahan akses bagi semua kelompok masyarakat,” kata Alia, beberapa waktu lalu.
Sebagai langkah konkret, legislator asal Dapil 5 itu mengusulkan beberapa fitur tambahan yang dapat diintegrasikan ke dalam JAKI.
Satu di antaranya, layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Baca Juga: Rute Transjakarta sampai Cianjur, Fraksi Golkar DKI Ingatkan 2 Masalah Penting Ini
“Di dalamnya bisa ada fitur untuk hotline konseling kesehatan jiwa 24 jam. Sesuai janji kampanye gubernur. Termasuk konsultasi psikologis yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja,” jelas dia.
Selain itu, Komisi A juga mendorong integrasi JAKI dengan layanan telemedicine serta antrean online di Puskesmas dan RSUD. Bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan kesehatan.
Di sektor kesejahteraan sosial, kata Alia, fitur bantuan sosial harus memuat informasi mengenai Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), BPJS, dan subsidi lainnya.
Sehingga warga Jakarta mudah mengakses informasi dan memanfaatkan program-program yang disediakan oleh Pemprov DKI.
Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga mengusulkan penambahan fitur yang memungkinkan pengajuan dokumen kependudukan secara digital.
Antara lain, e-KTP, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, serta berbagai surat perizinan. Termasuk digitalisasi perizinan usaha bagi pelaku UMKM.
“Dengan fitur-fitur ini, JAKI dapat menjadi aplikasi yang benar-benar inklusif dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Jakarta,” tandas dia.
Komisi A DPRD DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal pengembangan JAKI agar berjalan sesuai dengan kebutuhan warga dan mampu menjadi solusi digital yang mempermudah akses layanan publik di Jakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 3Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




