Jakarta

Golkar Jakarta Minta Dinkes DKI Gencarkan Sosialisasi ke Para Kader Terkait Pencegahan DBD

Ainun Kusumaningrum | 17 April 2025, 13:15 WIB
Golkar Jakarta Minta Dinkes DKI Gencarkan Sosialisasi ke Para Kader Terkait Pencegahan DBD

AKURAT JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta diminta gencarkan sosialisasi kepada para kader di tingkat RT dan RW terkait pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi Golkar Farah Savira mengatakan perlu peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan motivasi mengembangkan pelayanan hingga program tambahan di Posyandu.

"Terutama dalam pencegahan penyebaran DBD dan menghilangkan perkembangbiakan nyamuk di lingkungan sekitar," kata Farah Savira.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Gandeng BNN Jadikan Puskesmas Tempat Rehabilitasi Narkoba, Golkar Dorong Siapkan Tenaga Medis

Yakni melalui Gerakan 3M Plus. Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat wadah air, serta Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.

“Kami mengimbau Dinkes untuk terus mensosialisasikan kepada kader-kader yang ada di setiap kelurahan RT-RW untuk cek jentik,” ujar Farah.

Pihaknya juga mendorong layanan kesehatan tingkat pertama, khususnya Puskesmas usai libur Lebaran.

Baca Juga: Pasca Lebaran Idulfitri 2025, Legislator Golkar Minta Pemprov Perketat Pengawasan dan Kontrol Peningkatan Jumlah Penduduk

Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Farah mengatakan, pasca lebaran biasanya terjadi peningkatan layanan di Puskesmas.

Seperti banyak pasien yang datang dengan keluhan demam, panas, batuk, flu, demam berdarah dengue (DBD).

“Pasca Ramadan ini banyak penyakit yang mungkin muncul. Termasuk curah hujan kemarin sedang tinggi. Sehingga ada DBD dan lain-lain,” kata Farah.

Untuk itu, ia mendorong Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan layanan preventive. Di antaranya, pemberian imunisasi dan pemeriksaan ibu hamil.

Begitu pula dengan pelayanan di Posyandu untuk anak, tetap dilaksanakan secara teratur.

Menurut Farah, layanan promotif dan preventif di Puskesmas sangat penting untuk mencegah penyakit.

Termasuk menjaga kualitas hidup masyarakat.

“Imbauan untuk pemberian cek kesehatan gratis, vitamin-vitamin,” kata Farah. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.