Jakarta

Soal Perubahan Direksi dan Komisaris Bank DKI, Gubernur Pramono Minta Agar Profesional Supaya Segera IPO

Yasmina Nuha | 2 Mei 2025, 18:22 WIB
Soal Perubahan Direksi dan Komisaris Bank DKI, Gubernur Pramono Minta Agar Profesional Supaya Segera IPO

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi  perubahan direksi dan komisaris Bank DKI dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Rabu (30/4/2025).

Pram, sapaan akrabnya itu meminta kepada komisaris utama Bank DKI saat ini agar bekerja secara profesional. Sebab, mereka harus mempersiapkan diri untuk Initial Public Offering (IPO) secepatnya.

"Bahkan komisaris utamanya pun saya minta betul-betul dari profesional," ujar Pram di Gelanggang Remaja Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga: Banyak Siswa dan Mahasiswa yang Ijazahnya Tertahan, Pramono: Bukan Tidak Bisa Bayar, Tapi...

"Tugas utamanya adalah mempersiapkan diri untuk bisa IPO. Berapa waktunya, tentunya sangat bergantung dengan pasar," imbuhnya.

Untuk itu, ia berharap, dalam beberapa bulan hingga 1 tahun ke depan, Bank DKI sudah bisa memenuhi syarat untuk IPO.

"Mudah-mudahan dalam waktu 5, 6 (bulan) atau paling lama 1 tahun Bank DKI sudah bisa IPO. Dan itu sangat memenuhi syarat," tuturnya.

Ia juga mengklaim bahwa seluruh direksi telah diisi oleh orang yang profesional. Namun, dirinya mengaku belum mengenal direksinya.

"Jadi Bank DKI kemarin sudah RUPS dan seluruhnya diisi oleh profesional. Secara jujur saya mengatakan saya belum mengenal direksinya, yang saya kenal cuma dirutnya," katanya.

Politikus PDIP itu mengatakan, untuk Bank DKI ini sudah membagikan keuntungan dividennya 32% dari keuntungan.

"Memang kemarin Bank DKI juga masih bisa membagikan keuntungan dividennya 32% dari keuntungan. Sehingga dengan demikian saya melihat prospek Bank DKI cukup bagus," pungkasnya.

Baca Juga: Jangan Lupa! Konser Padi Reborn Bakal Beraksi di Jakarta Pertengahan Mei 2025, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini

Sebelumnya, Bank DKI resmi membagikan dividen senilai Rp249,31 miliar atau dengan dividen payout ratio 32% dari laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp779,10 miliar.

Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, mengatakan, dengan rincian sebesar Rp249,26 miliar diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta, dan Rp56 juta diberikan kepada Perumda Pasar Jaya.

Ia mengatakan, hal tersebut diputuskan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank DKI Tahun Buku 2024 yang diselenggarakan pada Rabu (30/4/2025).

Adapun demikian susunan Direksi dan Komisaris menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama (Independen): Anang Basuki *
Komisaris: Michael Rolandi C Brata
Komisaris Independen: Kiryanto

Direksi
Direktur Utama: Agus H. Widodo
Direktur Kepatuhan: Ateng Rivai
Direktur: Daniel Setiawan Subianto *
Direktur: Basaria Martha Juliana *
Direktur: Dipo Nugroho *
Direktur: Prihanto Herbowo *

Baca Juga: Simulasi Kredit Mobil Bekas Honda Brio Satya E Bensin MT 2018, Uang Muka Rp10 Juta Segini Cicilan per Bulannya

*Berlaku efektif sejak persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) serta memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

RUPS tahunan tersebut juga memberikan keputusan penting lainnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.