Jakarta

Gubernur Pramono Minta PAM Jaya Dapat Lepas IPO Sebesar 20 Persen, Segini Keuntungan yang Bisa Didapat!

Yasmina Nuha | 5 Mei 2025, 23:18 WIB
Gubernur Pramono Minta PAM Jaya Dapat Lepas IPO Sebesar 20 Persen, Segini Keuntungan yang Bisa Didapat!

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung meminta agar PT PAM Jaya dapat melepas penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) sebesar 20 persen.

"Kemungkinan kalau di-IPO-kan akan dapat dana fresh kalau melepas 20 persen ya. Nanti mungkin sekitar 6-8 triliun," ujar Pramono di Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa saat ini PAM Jaya baru bisa memenuhi air bersih 70 persen. Ditargetkan di akhir 2029 bisa 100 persen.

Baca Juga: Spesial Tanggal Cantik, Tukarkan Segera Kode Redeem FF 5 Mei 2025 Berhadiah Diamond Sebelum Kadaluarsa

Namun, politikus PDIP itu mengatakan bahwa terdapat pertimbangan lain untuk PAM Jaya selain dilakukan IPO, yaitu strategic partner.

"Dan untuk itu, maka pasti nanti kan pelanggannya naik. Ketika pelanggan naik, pilihannya apakah di-IPO-kan atau dilakukan strategic partner. Dua-duanya sudah dihitung," tuturnya.

Dengan itu, kata Pram, pihaknya pun sedang mengkaji lebih dalam terkait hal ini. Sebab, terkait dengan kebutuhan air untuk warga perlu kehati-hatian.

Baca Juga: Polisi Tangkap Artis JF Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Etomidate

"Tetapi sekarang ini kita lagi kaji yang mendalam. Karena apapun, air ini kan berbeda. Air kan apapun harus bener-bener untuk kebutuhan masyarakat, dan kita enggak mau sampai salah dalam persoalan itu," ujar Pramono.

"Sehingga dengan demikian, dalam memutuskan apakah IPO atau strategic partner, kita putuskan dengan hati-hati," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa PAM Jaya akan menyusul Bank DKI yang juga berencana melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

"Hari ini jam 2, Dirut PAM Jaya akan menyampaikan roadmap tentang IPO kepada kami," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (5/5/2025).

Menurutnya, Pemprov Jakarta berkomitmen penuh mendorong BUMD agar lebih transparan, efisien, dan akuntabel melalui mekanisme pasar modal.

Ia juga menegaskan akan mengawal proses IPO PAM Jaya agar segera terealisasi.

"Saya terus terang, kalau saya sudah sampaikan ke publik, pasti saya kejar dan saya akan fasilitasi untuk bisa segera dilakukan," tegasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y