Demo Ricuh di Depan Balai Kota, Gubernur Pramono Bantu Bebaskan Puluhan Mahasiswa yang Ditangkap

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menanggapi terkait penangkapan sejumlah mahasiswa akibat aksi demonstrasi di depan Balai Kota Jakarta yang berlangsung ricuh pada Rabu (21/5/2025) kemarin.
Staf Khusus (Stafsus) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico mengatakan bahwa Gubernur Jakarta, Pramono Anung meminta agar mahasiswa yang saat ini ditangkap di Kantor Polda Metro Jaya bisa dibebaskan.
Chico menyebut, Pramono sudah menelpon Kapolda Metro Jaya, Karyoto yang berkoordinasi dengan Direktur Eksekutif Amnesty International, Usman Hamid untuk menangguhkan proses hukum para mahasiswa tersebut.
"Terus habis itu, tadi Pak Gubernur juga menyampaikan, semalam beliau juga ditelepon Pak Kapolda, telepon Kapolda permintaannya Mas Usman. Tadi kan kalau memang ada proses hukum, bisa ditangguhkan," kata Chico kepada wartawan, Kamis (22/5/2025).
Namun, katanya, semua proses hukum ada di tangan pihak kepolisian. Saat ini, pihak Pemprov DKI hanya bisa berupaya agar para mahasiswa tersebut bisa segera Baca Juga: Penyanyi Cantik Feby Putri Bakal Tour Panggung Hitam Putih di Lima Kota Mulai Juli 2025, Penjualan Tiket Dimulai Nanti Sore, Berikut Jadwal Lengkapnyadibebaskan.
"Ya, itu kan ranahnya polisian ya. Cuma, Pemprov dan Pak Gubernur akan melakukan apa yang semampunya, untuk bisa, supaya adik-adik ini cepat bisa pulang," katanya.
Ia juga menjelaskan, terkait dengan tuntutan dari demo tersebut, para mahasiswa menuntut agar Pemprov DKI dapat merekomendasikan terkait sejumlah nama pahlawan yang gugur dalam tragedi 98.
Namun, ia menegaskan bahwa yang menentukan terkait dengan nama pahlawan nasional tersebut berada di tangan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.
"Setau kami, tuntutannya adalah, supaya ada rekomendasi dari Pemprov, terkait dengan pengusulan teman-teman kita yang gugur di 98," jelas Chico.
"Walaupun kan tentu yang menentukan pahlawan nasional apa bukan, ya permintaan pusatnya. Ya, dan Dewannya sendiri," imbuhnya.
Politikus PDIP itu juga menjelaskan jumlah dari para mahasiswa tersebut sekitar 80 atau 90 orang yang ditangkap. "Tadi katanya antara 80-90-an," ungkapnya.
Sebelumnya, aksi demonstrasi sejumlah mahasiswa di depan Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat pada Rabu (21/5/2025) sore berlangsung ricuh.
Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta, massa demo yang merupakan mahasiswa memakai jaket almamater berwarna biru dongker itu terlihat mulai menggelar aksi demonya sekitar pukul 16.30 WIB.
Namun, tak berlangsung lama, para mahasiswa tersebut berjalan dan menerobos paksa menuju pintu gerbang Balai Kota.
Akibatnya, pihak aparat keamanan pun menahan para mahasiswa yang ingin masuk, sehingga terjadi kericuhan dan saling pukul antar mahasiswa dan aparat keamanan.
Dalam kejadian tersebut, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro pun turun tangan dan langsung mengambil langkah tegas terhadap massa aksi.
Ia menyebut, setidaknya ada 6 anggotanya yang terluka akibat terkena pukulan dari para mahasiswa yang memberontak ingin masuk.
"Tidak ada toleransi untuk kalian yang sudah mukulin anggota saya. Enam anggota saya luka-luka gara-gara kalian," tegas Susatyo dari atas mobil komando.
Usai kericuhan mereda, sekitar pukul 18.00 WIB, pihak aparat keamanan pun langsung menahan dan membawa para massa aksi tersebut ke Kantor Polda Metro Jaya.
Setidaknya terdapat sekitar 60 massa aksi yang dibawa ke Polda Metro Jaya menggunakan bus Transjakarta dan bus Polda Metro Jaya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 4Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 5Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?
- 6Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Rennes vs OFI Crete di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Les Rouge et Noirs Akhiri Perlawanan Kejutan Tim Yunani?
- 8Prediksi Skor Marseille vs Olympiacos di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Les Phoceens Menghentikan Momentum Tim Tamu?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






