Bakal Bongkar Tiang Monorel yang Mangkrak, Legislator Golkar Minta Pemprov Kaji Secara Komprehensif

AKURAT JAKARTA - Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa menanggapi terkait permintaan Gubernur Jakarta, Pramono Anung kepada PT Adhi Karya untuk membongkar tiang-tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said hingga Jalan Asia Afrika.
Andri meminta agar Pemprov DKI Jakarta untuk mengkaji secara komprehensif Langkah yang harus diambil untuk penanganan masalah tiang monorail yang mangkrak tersebut.
"Tiang itu dibangun menggunakan uang rakyat. Jangan sampai terbengkelai begitu saja, perlu ada Langkah yang inovatif dan kreatif untuk melakukan alih fungsi sebelum diputuskan untuk membongkar karena anggaran biaya bongkar per tiang tidak sedikit," ujar Andri kepada Akurat Jakarta, Jumat (13/6/2025).
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu menambahkan bahwa selain biaya mahal, proses bongkar juga mempunyai dampak diantaranya memicu kemacetan karena pasti menggunakan alat berat. Belum lagi debu yang ditimbulkan memicu pencemaran udara.
"Pekerjaan di atas jalan raya sibuk memerlukan prosedur ketat dan pengamanan khusus, Kemungkinan macet parah selama pembongkaran, harus dikelola dengan izin dan rekayasa lalu lintas. Debu, bising, limbah beton—butuh pengendalian polusi dan pembersihan," imbuh Andri.
Politisi Muda Partai Golkar itu menyarankan agar Pemprov mempertimbangkan alih fungsi dari tiang tersebut seperti dijadikan Taman vertical yang tentunya akan mempercantik jalan ibu Kota dari segi estetika.
Baca Juga: Pembangunan Tanggul Mitigasi Kapuk Muara, Dinas SDA DKI Tegaskan Tidak Ada Warga yang Direlokasi
Alternatif lain adalah, pondasi tiang itu sangat kokoh maka bisa juga dijadikan reklame digital yang tentunya berpotensi ekonomi yang bisa menmabh pendapatan daerah.
Selain itu, pilar itu dialihkan menjadi monument kebudayaan dengan pembangunan patung tokoh-tokoh budaya Betawi serta simbol budaya Betawi.
"Pada prinsipnya saya mendukung Langkah Gubernur untuk mengambil Langkah tindak lanjut terhadap tiang monorel yang sangat mengganggu estetika di Jalan protokol Jakarta," kata Andri.
Andri mengatakan, bila perlu dikaji di evaluasi bersama DPRD DKI Jakarta untuk mecari solusi supaya tiang itu bisa bermanfaat sebelum diputuskan untuk membongkar.
"Selaraskan dengan program yang digagas Gubernur untuk Pembangunan Jakarta tentu nya kami sebagai Mitra Excecutive sangam mending langkah - langkah baik untuk kemajuan jakarta menuju kota global," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!









