Kenali Alzheimer dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

AKURAT JAKARTA - Penyakit Alzheimer adalah gangguan degeneratif pada otak yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan perubahan perilaku.
Alzheimer berkembang perlahan dan biasanya semakin parah seiring berjalannya waktu.
Penyakit ini merupakan bentuk paling umum dari demensia, yakni kondisi yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Kunci Bahagia Sejati: 10 Cara Menjaga Kesehatan Mental
Gejala awal Alzheimer biasanya tampak ringan, seperti sering lupa meletakkan barang, sulit mengingat nama orang terdekat, atau merasa bingung saat berada di tempat yang seharusnya dikenal.
Seiring perkembangan penyakit, gejala bisa bertambah parah—penderita dapat mengalami kesulitan dalam berbicara, berjalan, bahkan makan secara mandiri.
Hingga saat ini, belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan Alzheimer sepenuhnya.
Baca Juga: Waspada! Video Pendek Ternyata Bisa Bahayakan Kesehatan Mental
Meskipun demikian, para ahli percaya bahwa menjalani gaya hidup sehat sejak dini bisa membantu menurunkan risiko terkena Alzheimer, terutama saat usia sudah lanjut.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah Alzheimer antara lain:
1. Aktif secara fisik
Baca Juga: Tomat Bukan Sekadar Sayur, tapi Superfood untuk Kesehatan Menyeluruh
Berolahraga secara teratur, seperti jalan kaki, renang, bersepeda, atau senam ringan, bisa membantu memperlancar aliran darah ke otak dan menjaga kesehatan fungsi kognitif.
2. Melatih otak
Aktivitas seperti membaca buku, bermain teka-teki, atau belajar hal baru dapat menjaga otak tetap aktif dan terlatih. Ini membantu mempertahankan daya ingat dan kemampuan berpikir logis.
Baca Juga: Waspada Bahaya Jengkol: Ketika Rasa Lezat Menyimpan Risiko Kesehatan
3. Menjaga hubungan sosial
Berinteraksi secara rutin dengan keluarga, sahabat, atau komunitas sosial membantu menjaga kesehatan mental. Rasa kesepian dan isolasi sosial diketahui dapat mempercepat penurunan fungsi otak.
4. Tidur cukup dan berkualitas
Baca Juga: Daun Kelor, Si Daun Ajaib Penjaga Kesehatan Anak
Kurang tidur dalam jangka panjang bisa merusak sel-sel otak. Usahakan tidur 7–8 jam per malam dengan kualitas yang baik untuk membantu proses pemulihan otak.
5. Mengatur pola makan sehat
Mengonsumsi makanan bergizi, seperti sayuran hijau, buah-buahan, ikan berlemak (sumber omega 3), kacang-kacangan, dan biji-bijian sangat penting untuk menjaga kesehatan otak.
Baca Juga: Kaya Isoflavon, Susu Kedelai Punya Manfaat Dahsyat untuk Kesehatan Pria dan Wanita
Hindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh.
Dengan menerapkan kebiasaan sehat sejak dini, kita dapat membantu menjaga fungsi otak tetap optimal serta menurunkan risiko terkena Alzheimer di kemudian hari.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





