Waspada! Video Pendek Ternyata Bisa Bahayakan Kesehatan Mental

AKURAT JAKARTA - Maraknya video pendek atau short content di berbagai platform media sosial bukanlah hal yang mengejutkan.
Dari TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts, semua berlomba menyajikan hiburan singkat berdurasi 30 detik hingga 3 menit.
Gaya hidup serba cepat dan kebutuhan akan hiburan yang instan menjadi alasan mengapa konten jenis ini sangat digemari.
Baca Juga: Harapan Long Weekend di Agustus 2025 Pupus, Ini Penjelasannya!
Menurut laporan yang dikutip dari Onstarplus, sekitar 73 persen konsumen lebih menyukai video pendek karena dinilai sederhana, cepat dipahami, dan tidak memakan banyak waktu.
Namun, di balik kenyamanan tersebut, kebiasaan ini ternyata menyimpan ancaman tersembunyi.
Salah satu efek buruk dari konsumsi video pendek secara berlebihan adalah menurunnya daya konsentrasi.
Baca Juga: Belanja Tenang, Anak Senang, Inilah 3 Tempat Bermain Anak di Jakarta Premium Outlets
Otak yang terlalu sering diberi rangsangan instan akan terbiasa mengharapkan kepuasan cepat.
Ini membuat kamu jadi lebih sulit untuk fokus pada aktivitas yang membutuhkan perhatian penuh dalam waktu lama.
Tak hanya itu, paparan dopamin yang tinggi saat menonton video pendek juga berpotensi menyebabkan kecanduan.
Baca Juga: Tomat Bukan Sekadar Sayur, tapi Superfood untuk Kesehatan Menyeluruh
Otak terus-menerus mencari sensasi menyenangkan dari konten berikutnya, sehingga kamu akan terus scrolling tanpa henti.
Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengganggu keseimbangan emosi dan menimbulkan mood swing.
Perubahan suasana hati yang drastis seperti sedih lalu tiba-tiba senang hanya dalam hitungan menit bisa berdampak buruk pada kesehatan mental.
Baca Juga: Gunung Rinjani Tutup Sementara Agustus Nanti, Cek Dulu 5 Jalur Pendakian yang Kena Dampaknya
Untuk menjaga kesehatan otak, kamu disarankan untuk mulai mengatur waktu konsumsi video pendek dan lebih banyak mengisi waktu dengan aktivitas yang membangun fokus seperti membaca, olahraga, atau bermeditasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




