Pemprov DKI Hadirkan Film Animasi Arung Petualangan Bawah Laut, Wagub Rano Harap Bisa Sukses Seperti Jumbo

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) menghadirkan sebuah film animasi yang berjudul "Arung: Petualangan Bawah Laut" melalui pameran Temporer Arthefact 2025 bertajuk "Sriwijaya: Across the Land, River, and Sea".
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno berharap agar film animasi buatan pihaknya itu bakal sukses seperti film animasi Indonesia lainnya yaitu Jumbo.
"Kolaborasi ini juga menghasilkan sebuah media edukasi baru berupa film animasi yang berjudul Arung Petualangan Bawah Laut. Mudah-mudahan nanti bisa seperti jumbo jumlah penontonnya mencapai 11 juta orang," kata Rano di Museum Bahari, Jakarta Utara, Senin (11/8/2025).
Ia mengaku bahwa dirinya baru melihat sedikit cuplikan dari film tersebut. Namun, dari segi kualitas, ia menilai sudah bagus meski belum beranimasi 3D.
"Cuma ini belum 3D ini 2D. Kalau 3D barangkali kalau teman-teman tahu Jumbo itu 3D. Kalau ini baru 2D. Memang kalau mau bikin 3D, biayanya besar. Waktunya lebih lama," tutur Rano.
"Jumbo itu dibikin hampir tiga tahun. Biayanya hampir 70 miliar. Tapi bersyukur jumlah penontonnya 11 juta," imbuhnya.
Baca Juga: Dinas Gulkarmat DKI Resmi Buka Rekrutmen Petugas Damkar, Berikut Alur Pelaksanaannya
Politikus PDIP itu mengatakan, terkait dengan film animasi Indonesia saat ini masih dipegang oleh Jumbo. Ia pun menilai film animasi di Indonesia saat ini masih tren.
"Sehingga sekarang Jumbo itu adalah salah satu film Box office Indonesia yang belum pernah di kalahkan. Itu realita animasi sekarang memang lagi naik daun," tuturnya.
Sebagai informasi, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menghadiri pembukaan pameran Temporer Arthefact 2025 bertajuk “Sriwijaya: Across the Land, River, and Sea”, di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (11/8/2025).
Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar pada 11 Agustus-16 November 2025.
Pameran ini menampilkan koleksi dan artefak berharga tentang sejarah Sriwijaya, sebuah kerajaan maritim yang menjadi simbol keunggulan pelayaran, kejayaan diplomasi, dan kekayaan budaya yang menghubungkan Nusantara dengan berbagai penjuru dunia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



