Golkar Apresiasi Pelantikan 2.703 PPPK Tahap I 2024, Harap Jadi Pematik Semangat Pegawai

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yang telah melantik sebanyak 2.703 orang Tahap I 2024 sebagai Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Adapun rincian formasi guru sebanyak 304 orang, tenaga kesehatan 61 orang, dan formasi tenaga teknis sebanyak 2.338.
Baco mengatakan, pengangkatan status hukum menjadi PPPK tersebut sudah lama dinantikan oleh masyarakat DKI Jakarta, khususnya untuk tenaga pendidik yang sudah lama menyandang status honorer.
Baca Juga: Simpel, Golkar DKI Beberkan Kunci Jakarta Cepat Menjadi Kota Global
"Kita berterima kasih dan mengapresiasi langkah-langkah Pak Gubernur dalam rangka percepatan kepastian hukum terhadap para teman-teman yang sudah dinyatakan lulus tapi enggak dilantik-lantik," ujar Baco di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Lebih lanjut, Baco menuturkan, dengan adanya pengangkatan PPPK tersebut dapat mematik pegawai lebih semangat dalam bekerja. Apalagi, mereka memiliki kepastian hukum yang jelas dan tepat.
Selain itu, kata Baco, terdapat oknum yang memanfaatkan situasi sebagai perantara (calo) dengan meminta sejumlah uang. Tujuannya untuk meloloskan sebagai pegawai PPPK.
"Padahal hal itu sudah jelas melanggar hukum. Jadi, langkah ini (pelantikan PPPK) sudah tepat," ucap Baco.
Dengan demikian, Baco berharap Pemprov DKI Jakarta juga segera melakukan hal serupa terhadap pegawai non ASN yang bekerja di dinas-dinas lain. Tujuannya agar para pegawai memiliki status dan kepastian hukum yang jelas.
"Mudah-mudahan juga bisa berlaku, berjalan di tempat-tempat lain," tandasnya.
Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, melantik 2.703 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024, di halaman Balai Kota Jakarta, pada Kamis (21/8/2025).
Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 658 Tahun 2025. PPPK Tahap I, yang terdiri atas 304 guru, 61 tenaga kesehatan, dan 2.338 tenaga teknis. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







