Pemerintah Jamin Status PPPK Paruh Waktu Hanya Sementara, Ditargetkan Tahun Depan

AKURAT JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan kepastian bagi ribuan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Honorer yang diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Status PPPK paruh waktu ini ditegaskan hanya bersifat transisional dan berlaku selama satu tahun.
Direktur Jenderal Guru Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa mulai tahun depan, para PPPK paruh waktu ini diharapkan dapat diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK penuh waktu.
"PPPK paruh waktu itu memang cuma sebentar dan berlaku tahun ini. Tahun depan, diharapkan mereka diangkat penuh waktu ketika sudah tersedia formasinya," terang Dirjen Nunuk dalam taklimat media bertajuk "Setahun Kemendikdasmen," Rabu (22/10/2025).
Dirjen Nunuk menambahkan, kebijakan PPPK paruh waktu ini merupakan langkah konsisten pemerintah untuk menuntaskan masalah GTK honorer.
Terutama bagi mereka yang sudah masuk dalam basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN) namun belum mendapatkan formasi ASN PPPK penuh waktu pada tahun 2025.
Baca Juga: Temui Gubernur Pramono, Mensos Gus Ipul Minta Lahan untuk Gedung Sekolah Rakyat
Selain kepastian status kepegawaian, Kemendikdasmen juga mengumumkan peningkatan alokasi insentif bagi guru honorer. Mulai Januari 2026, besaran insentif guru honorer akan dinaikkan menjadi Rp400 ribu per bulan.
Angka ini meningkat dibandingkan alokasi tahun 2025 sebesar Rp300 ribu per bulan. Insentif tersebut akan disalurkan melalui sistem transfer langsung ke rekening masing-masing guru honorer.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan dukungan ekonomi yang lebih baik sambil menunggu proses transisi status penuh waktu selesai, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para pendidik. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






