Gubernur Pramono Tunggu Keputusan DPRD DKI Terkait Polemik Tunjangan Perumahan Dewan Sebesar Rp 70 Juta Per Bulan

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi terkait polemik tunjangan perumahan anggota DPRD DKI Jakarta yang mencapai lebih dari Rp 70 juta per bulan.
Di mana, besaran tunjangan perumahan bagi pimpinan DPRD DKI Jakarta yaitu sebesar Rp 78,8 juta per bulan. Sementara, untuk anggotanya sebesar Rp 70,4 juta.
Pramono mengatakan bahwa untuk saat ini, dirinya masih menunggu keputusan terkait dari DPRD DKI Jakarta.
"Saya menunggu apa yang diputuskan oleh DPRD DKI," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu (7/9/2025).
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa dirinya sudah berkomunikasi bersama dengan pihak DPRD terkait dengan tunjangan ini.
"Tetapi terus terang saya sudah berkomunikasi dengan DPRD DKI," tukas politikus PDIP itu.
Sebelumnya, empat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menerima audiensi massa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Sosial (AMPSI) yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Kamis (4/9/2025).
Kedatangan massa itu diterima dengan baik oleh pimpinan dewan beserta beberapa perwakilan dari fraksi, di ruang pertemuan lantai dasar DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Mewakili DPRD DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco menyampaikan terima kasih atas kontrol sosial yang diberikan oleh para mahasiswa tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi, betul bahwa kami ini adalah wakil rakyat, dipilih oleh rakyat yang memang seharusnya harus menerima aspirasi dari rakyat," ujar Baco.
Baca Juga: Hadiri Jakarta Bershalawat, Gubernur Pramono: Monas Terbuka untuk Seluruh Acara Keagamaan
Sementara Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Ima Mahdia, mengatakan bahwa pihaknya bakal melakukan penyesuaian terkait tunjangan tersebut dengan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD).
"Kami nanti akan sesuaikan dengan PAD yang ada," ujar Ima usai Rapat Audiensi bersama perwakilan massa aksi AMPSI di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/9/2025) lalu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





