Jakarta

RDF Rorotan Masuk Tahap Finalisasi Komisioning, Gubernur Pramono Bakal Undang Warga untuk Menyaksikan

Yasmina Nuha | 17 September 2025, 19:04 WIB
RDF Rorotan Masuk Tahap Finalisasi Komisioning, Gubernur Pramono Bakal Undang Warga untuk Menyaksikan

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa saat ini Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan sudah masuk finalisasi dan menuju tahap komisioning.

"Jadi yang pertama untuk RDF Rorotan kebetulan kemarin kami juga merapatkan itu sekarang sudah finalisasi di akhir untuk komisioningnya," ujar Pramono di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).

Ia juga menjelaskan, pihaknya sudah melakukan dialog kepada masyarakat terkait dengan pengoperasian kembali RDF ini. Nantinya, warga pun turut diundang saat awal pengoperasian.

Baca Juga: Tanggapi Marak Aksi Tolak Penggunaan Sirine atau Strobo di Kendaraan Pejabat, Gubernur Pramono: Saya Hampir Tidak Pernak Pakai

"Dan sudah dilakukan dialog dengan masyarakat.
Nanti ketika komisioning full dilakukan, kami sengaja akan mengundang masyarakat yang selama ini keberatan," tuturnya.

Dengan itu, kata Pramono, warga pun dapat melihat secara langsung berbagai perbaikan yang telah dilakukan pihaknya.

"Supaya mereka melihat secara langsung apa yang kita lakukan perbaikan, mudah-mudahan dengan pengaturan sampah yang lebih baik," tukasnya.

Baca Juga: Dinas KPKP DKI Akan Panggil PT KCN Terakait Tanggul Beton di Cilincing, Jamin Beri Kompensasi kepada Nelayan Terdampak

Selain itu, mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengatakan bahwa pihaknya juga sudah memasang deodorizer untuk menghilangkan bau dari pengolahan sampah.

"Kemudian yang kedua, apa yang menjadi keluhan kita tangani dengan secara teknologi, kita pasang beberapa deodorizer, mudah-mudahan ini akan membuat RD Florotan bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa pihaknya mulai merencanakan tahap komisioning Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis, 18 September 2025.

"Sebenarnya targetnya adalah pada bulan September ini. Saya merencanakan 18 September itu sudah bisa komisioning," ujar Pramono kepada wartawan, Jumat (12/9/2025). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y