Jakarta

Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Sudah Uji Coba Skala Kecil, Olah 100-200 Ton Sampah

Yasmina Nuha | 11 Oktober 2025, 23:19 WIB
Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Sudah Uji Coba Skala Kecil, Olah 100-200 Ton Sampah

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan uji coba Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan dengan skala kecil.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah mulai melakukan tahap commissioning dengan mengolah sampah sebanyak 100-200 ton sampah.

"Jadi Rorotan kita sekarang ini sebenarnya sudah mulai melakukan commissioning. Tetapi memang skalanya itu belum skalanya yang besar. Skalanya antara 100 sampai dengan 200 ton," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip Sabtu (11/10/2025).

Baca Juga: Efektif Urai Kemacetan TB Simatupang, Legislator Golkar Dukung Pemprov Perpanjang Rekayasa Lalin GT Fatmawati 2

Ia menjelaskan, sampai hari ini rata-rata commissioning yang dilakukan serta kemudian mengundang masyarakat berjalan dengan baik.

"Tetapi karena ini kapasitasnya adalah 2.000-2.500. Saya pengen nanti harus pada apa sampai dengan feeder ataupun sampah yang dimasukkan itu diatas 1.000 atau di atas 1.500," harapnya.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu pun yakin, dengan berbagai perbaikan fasilitas serta pemasangan deodorizer, permasalahan bau dari RDF ini sudah dapat teratasi.

Baca Juga: Usai Jabat Gubernur Satu Periode, Pramono Anung Putuskan Selesaikan Karier di Pemerintahan

"Kalau itu bisa dilakukan dan kemudian tidak menimbulkan efek bau dan sebagainya, saya yakin pasti bahwa apa yang sudah kita lakukan perbaikan di Rorotan dengan memasang deodorizer ternyata memang bisa mengurangi persoalan yang kemudian kemarin dikeluhkan masyarakat," tukasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa saat ini Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan sudah masuk finalisasi dan menuju tahap komisioning.

"Jadi yang pertama untuk RDF Rorotan kebetulan kemarin kami juga merapatkan itu sekarang sudah finalisasi di akhir untuk komisioningnya," ujar Pramono di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).

Ia juga menjelaskan, pihaknya sudah melakukan dialog kepada masyarakat terkait dengan pengoperasian kembali RDF ini. Nantinya, warga pun turut diundang saat awal pengoperasian.

"Dan sudah dilakukan dialog dengan masyarakat.
Nanti ketika komisioning full dilakukan, kami sengaja akan mengundang masyarakat yang selama ini keberatan," tuturnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y