Jakarta

Jakarta Masuk 20 Kota Bahagia Dunia, Politisi Golkar Farah Savira: Ini Capaian Kolaboratif

Ainun Kusumaningrum | 16 Oktober 2025, 21:42 WIB
Jakarta Masuk 20 Kota Bahagia Dunia, Politisi Golkar Farah Savira: Ini Capaian Kolaboratif

AKURAT JAKARTA, — Ibu Kota Jakarta berhasil menempati peringkat ke-18 dalam daftar 20 Kota Paling Bahagia Dunia versi Time Out 2025. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Golkar, Farah Savira, menyambut gembira capaian tersebut.

Dia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dari seluruh pihak, bukan hanya peran Pemerintah Provinsi.

"Ini adalah berita yang menggembirakan ya bahwa dengan segala upaya yang ada di Jakarta baik dari masyarakatnya maupun dari pemerintah, pihak swasta, dan seluruh stakeholder, Jakarta bisa mendapatkan peringkat ke-18," ujar Farah, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga: Sistem Antrean Digital Pangan Bersubsidi Dinilai Positif, Legislator Golkar Ingatkan Pemprov Perlunya Sistem Cadangan

Farah Savira menambahkan, capaian ini didukung oleh banyak indikator dan menunjukkan adanya effort yang bersifat kolaboratif dari berbagai elemen.

Meskipun mendapat predikat positif, Politisi Golkar ini mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan agar kebahagiaan warga Jakarta dapat lebih paripurna.

Farah menyoroti permasalahan klasik seperti kemacetan yang masih sering terjadi. Masalah ini diperparah oleh konektivitas antar moda transportasi umum yang belum menyeluruh, terutama bagi warga penyangga Ibu Kota yang setiap hari masuk ke Jakarta menggunakan kendaraan pribadi.

Baca Juga: 1,9 Juta Kasus ISPA di Jakarta Sepanjang 2025, Dinkes DKI Bakal Lakukan Monitoring Cegah Potensi

Selain itu, ia juga menekankan perhatian pada isu banjir yang menjadi ancaman tahunan, serta ketersediaan ruang dan fasilitas publik yang aman dan nyaman untuk semua kalangan, khususnya penyandang disabilitas.

Farah mendesak Pemprov DKI agar memperbanyak fasilitas umum dan ruang terbuka hijau (RTH).

"Keperluan dari masyarakat urban di Jakarta itu untuk bisa menikmati fasilitas umum ataupun publik yang nyaman seperti taman diperbanyak. Nah ini juga ruang terbuka hijau juga kita upayakan bisa didorong lebih banyak," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.