Hujan Deras Rendam Jakarta Selatan, Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute Mikrotrans

AKURAT JAKARTA, - Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (30/10/2025) sore memicu banjir di berbagai titik, terutama di wilayah Jakarta Selatan.
Genangan air dilaporkan mencapai ketinggian antara 60 hingga 100 sentimeter, menyebabkan sejumlah ruas jalan utama tidak dapat dilalui kendaraan.
Akibat kondisi ekstrem ini, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) segera melakukan penyesuaian dan pengalihan rute sementara pada beberapa layanannya demi menjamin keselamatan penumpang.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan meminta pelanggan untuk memantau informasi rute terbaru melalui aplikasi resmi.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pelanggan diminta terus memperbarui informasi rute melalui aplikasi resmi Transjakarta,” ujar Ayu, Kamis malam.
Rute Terdampak dan Pengalihan Sementara
Penyesuaian rute bersifat sementara hingga kondisi banjir surut. Pengalihan ini mayoritas menyasar layanan mikrotrans yang melalui jalan-jalan kecil di Jakarta Selatan:
Baca Juga: Tanpa Disadari, 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Diam-diam Bisa Merusak Kesehatanmu
Rute 5N (Ragunan–Kampung Melayu): Tidak melayani Bus Stop Gang Haji Abdul Wahab dan Pasar Buncit.
Mikrotrans Jak 03 (Lebak Bulus–Andara): Tidak melayani Margasatwa 2, Timah Margasatwa, DDN, dan SDN Pondok Labu 11.
Mikrotrans Jak 31 (Blok M–Andara): Tidak melayani Margasatwa 1, Timah Jl. Margasatwa, dan SBR Akper Fatmawati Pondok Labu.
Mikrotrans Jak 37 (Cililitan–Condet via Kayu Manis): Tidak melayani Simpang Haji Ali, SDN Tengah 05, Gang Masjid Al Istiko, dan sekitarnya.
Mikrotrans Jak 75 (Cililitan–Kampung Pulo): Tidak melayani RPTRA Kampung Pulo dan Jalan H. Sidan.
Mikrotrans Jak 93 (Jeruk Purut–Kebayoran Lama): Tidak melayani Pasar Inpres dan SD Gandaria.
Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, banjir dilaporkan terjadi di lebih dari 20 titik di Jakarta Selatan, termasuk Kemang Raya, Fatmawati, Pancoran, Jalan Raya Pasar Minggu, dan Antasari, yang memicu kemacetan panjang pada jam sibuk.
Tim Transjakarta bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dan BPBD terus memantau situasi di lapangan. "Begitu memungkinkan, layanan akan kembali diaktifkan secara bertahap," tambah Ayu.
Sehubungan dengan situasi ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







