Jakarta

Komentar Maia Estianty Pedas Menohok Terkait Mafia Tanah, Bela Nirina Zubir yang Mundur Suarakan Dukungan ke Capres 2024

Fikri Hidayatulloh | 12 Januari 2024, 18:26 WIB
Komentar Maia Estianty Pedas Menohok Terkait Mafia Tanah, Bela Nirina Zubir yang Mundur Suarakan Dukungan ke Capres 2024

AKURAT JAKARTA - Artis Nirina Zubir memutuskan tidak lagi memberikan dukungan kepada Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024.

Nirina Zubir beralasan belum ada komitmen dari Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024 yang benar-benar serius siap memberantas masalah mafia tanah.

Nirina Zubir menyatakan keputusannya itu di Instagram. Sejumlah artis merespon positif pernyataan Nirina Zubir tentang problem mafia tanah di kolom komentar.

Baca Juga: Nirina Zubir Mundur Suarakan Dukung Capres dan Cawapres 2024, Singgung Masalah Mafia Tanah di Tanah Air

Seperti Artis Hesti Purwadinata yang menyatakan mafia tanah memang benar-benar bikin ribet dalam mengurus sertifikat tanah.

"Duh berasaaa juga di aku .. Sertifikat tanaah belum di tangan juga nih, jelimet prosesnya. Uwawwwwww," tulis Hesti Purwadinata.

Patricia Gouw pun juga mengaku gara-gara mafia tanah, mengurus sertifikat menjadi lama sekali.

"Mafia tanah is real. Sama ngurus-ngurus segala tanah lama banget. Dilama-lamain. Gak ngerti kenapa," terang Patricia Gouw.

Wanda Hamidah pun turut berkomentar soal mafia tanah.

Baca Juga: Caleg DPR RI Jakarta 3 Bang Zaki Gencarkan Program Tukar Sampah Demi Jakarta Lebih Bersih dan Berdaya Ekonomi

"I feel you Na. Belum ada Presiden/Capres yang berkomitmen serius memberantas mafia tanah... @kementerian.atrbpn di dalamnya justru banyak yang mengeluarkan SHM/SHGB tanpa alas hak yang sah. Saya salah satu korban mafia tanah," terang Wanda Hamidah sembari membuat tanda pajar #negaragagalmemberantasmafiatanah.

Maia Estianty bahkan membuat komentar yang pedas menohok.

"Hukum ada, tapi justice nggak ada.. RIP justice," kata Maia Estianty sembari menulis tanda pagar #ripjustice. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.