Jakarta

Tujuh Pegawai Terlibat Kasus Penjarahan Aset Rusunawa Marunda, Heru Budi Minta Inspektorat DKI Segera Bertindak Tegas

Yasmina Nuha | 21 Juni 2024, 21:37 WIB
Tujuh Pegawai Terlibat Kasus Penjarahan Aset Rusunawa Marunda, Heru Budi Minta Inspektorat DKI Segera Bertindak Tegas

AKURAT JAKARTA - Terungkap, ada tujuh pegawai yang terlibat dalam kasus penjarahan aset di Rumah Susunan Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Jakarta Utara.

Walaupun sudah tertangkap usai terlibat kasus penjarahan aset tersebut, tujuh pegawai tersebut belum dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus tujuh pegawai Rusunawa Marunda yang terlibat tersebut.

Heru meminta pihak Inspektorat DKI Jakarta untuk segera menindak tegas ketujuh pegawai tersebut, jika benar terlibat dalam kasus penjarahan.

Baca Juga: KEREN! BRI Kembali Torehkan Prestasi Elite, Jadi Institusi Keuangan No.1 di Indonesia dan No. 4 di Asia Tenggara dalam Fortune Southeast Asia 500

"Saya minta inspektor nanti mengecek. Harus ditindak tegas," ungkap Heru kepada pers di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (21/6/2024).

Sebelumnya, Heru sudah menghubungi pihak Inspektorat. Namun ia belum mendapat info apa-apa terkait ketujuh pegawai yang terlibat itu.

"Gak ada cerita, tadi pagi sudah telpon inspektor," katanya.

Selain itu, Heru juga menegaskan bahwa Pemprov DKI akan menindak tegas semua pelaku yang melakukan pencurian aset di Rusunawa Marunda Cilincing itu.

Ia telah mengerahkan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta, Afan Andriansyah, untuk mengkoordinasikan kasus ini.

"Pak Asbang (Asisten Pembangunan) sudah koordinasi dengan Polres dan Polsek setempat," ungkapnya.

Baca Juga: SIMAK! Semesta Menari Vol 2 Kembali Hadir di Bengkel space SCBD, Menghadirkan Maliq & D’Essentials dan Closing Act dari KPK, Cek Tanggalnya

Diketahui bahwa kasus penjarahan aset di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, sudah marak terjadi sejak Oktober 2023 lalu.

Semenjak ditinggalkan warganya, Rusunawa dengan 20 unit per lantai itu pun tidak terurus dan menjadi jarahan pencuri.

Berbagai aset di rusun tersebut yang dijarah seperti pintu, jendela, kloset jongkok, pipa, wastafel, hingga besi pegangan tangga. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.