Jakarta

Warga Demo Balai Kota, Tagih Janji Kampanye Gubernur Pramono Gratiskan Tiket Masuk Ancol dan Ragunan

Laode Akbar | 26 Oktober 2026, 15:37 WIB
Warga Demo Balai Kota, Tagih Janji Kampanye Gubernur Pramono Gratiskan Tiket Masuk Ancol dan Ragunan
Perwakilan Warga Jakarta Bersatu, Novi, saat diwawancara di Balai Kota DKI Jakarta. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Ratusan warga yang tergabung dalam Warga Jakarta Bersatu menggelar demonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/10/2026).

Mereka menagih janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mau menggratiskan tiket masuk Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan.

Perwakilan Warga Jakarta Bersatu, Novi, mengatakan tuntutan tersebut bertujuan agar masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, dapat menikmati tempat rekreasi tanpa terbebani biaya tiket masuk.

"Yang kita minta itu adalah janji kampanyenya Pak Gubernur untuk menggratiskan tiket masuk Ancol, terutama untuk masyarakat menengah ke bawah. Karena kita mau main pasir saja harus bayar mahal, menikmati angin pantai harus bayar mahal," kata Novi kepada wartawan.

Baca Juga: Gubenur Pramono Sentil Pemkot Bekasi Soal Halte Transjabodetabek: Kalau Enggak Dibangun, Nanti Kami yang Bangunin

Novi mengungkapkan, pihaknya telah bertemu dengan perwakilan Pemprov DKI Jakarta dan pengelola Ancol.

Namun, belum ada keputusan mengenai tuntutan tersebut karena masih terkendala peraturan daerah (Perda).

Warga Jakarta Bersatu berencana mengajukan audiensi lanjutan dengan Pramono dan pengelola Ancol untuk meminta kejelasan realisasi kebijakan tersebut.

"Mereka akan berproses juga karena ada mentok di Perda, ya, Perda Nomor 18 yang mengatur tentang kebijakan-kebijakan Ancol itu," ujarnya.

Baca Juga: Sisa Dua Bulan, Pemkab Tangerang Desak OPD Percepat Proyek dan Cegah SiLPA Bengkak

Novi menegaskan, pihaknya meminta tiket masuk Ancol digratiskan bagi seluruh pengunjung, bukan hanya pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) atau lanjut usia (lansia). Sementara itu, biaya parkir kendaraan dinilai masih wajar jika tetap diberlakukan.

"Tuntutan kami menggratiskan tiket masuk Ancol, bukan cuma pengguna KJP atau lansia, tetapi menyeluruh," katanya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.