Jakarta

Program Sarapan Gratis dari Pramono - Rano, Pemprov DKI Jakarta Bagikan 124 Porsi untuk Balita, Ibu Hamil dan Menyusui di Kebon Kacang

Yasmina Nuha | 26 Februari 2025, 14:24 WIB
Program Sarapan Gratis dari Pramono - Rano, Pemprov DKI Jakarta Bagikan 124 Porsi untuk Balita, Ibu Hamil dan Menyusui di Kebon Kacang

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta melaksanakan program sarapan gratis bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di Jalan Kebon Kacang Nomor 44, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025).

Ini merupakan kegiatan pertama dari realisasi Program Sarapan Gratis yang dicanangkan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung - Rano Karno saat kampanye lalu.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 124 porsi makanan bergizi seimbang dibagikan sesuai kebutuhan gizi tiap kelompok, dengan rincian, 52 paket untuk balita, 52 paket untuk ibunya, satu ibu hamil, dan 19 ibu menyusui.

Baca Juga: Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal di Premier League, 27 Februari 2025: Ujian Tandang The Gunners

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, pun meninjau langsung penyelenggaraan program sarapan gratis ini.

Dalam sambutannya, Wagub Rano mengapresiasi sinergi antara Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (Kopmas), Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia, serta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) RW Kebon Kacang, yang telah menyelenggarakan program ini.

"Saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata dalam meningkatkan kesadaran akan gizi seimbang yang penting bagi masyarakat," ujar Rano.

"Bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, tapi juga langkah strategis dalam mengedukasi masyarakat tentang pola makan yang sehat dan berkelanjutan," imbuhnya.

Ia menambahkan, pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang menjadi pondasi penting bagi kesehatan, khususnya ibu hamil dan menyusui, serta balita.

"Pemprov DKI Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memastikan akses terhadap gizi seimbang bagi masyarakat. Hal ini memberikan dampak yang nyata bagi kesehatan balita, ibu hamil, dan anak-anak.," tuturnya.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan pertumbuhan yang sehat dan perkembangan kognitif yang optimal sehingga meningkatkan daya saing pada masa depan.

Baca Juga: Rano Karno Akan Jadikan Semua Stasiun MRT Area Berekspresi Seniman, Bakal Dilaksanakan Tiap Rabu dan Jumat

"Semoga upaya kita dalam meningkatkan gizi masyarakat Jakarta yang lebih maju dan sejahtera dapat terpenuhi," pungkasnya.

Adapun menu makanan disesuaikan dengan kebutuhan gizi setiap kelompok. Untuk ibu hamil, menyusui, dan anak di atas dua tahun mendapat nasi kuning, telur, tahu, dan tempe dengan estimasi 800-850 kkal. Menu ini mengandung 35-40 gram protein, 25-30 gram lemak, dan 4-6 gram serat.

Sedangkan menu makanan untuk anak di bawah dua tahun adalah nasi tim dengan takaran 150 gram/mangkuk kecil dengan estimasi total kandungan gizi 120-150 kkal yang mencakup 3-5 gram protein serta 1-2 gram lemak dan serat.

Selain makanan berat, diberikan susu pertumbuhan dengan estimasi total kandungan gizi 150-180 kkal, yang terdiri dari 5-7 gram lemak dan protein, 200-300 mg kalsium, 2-4 mg zat besi, serta vitamin A, D, E, K, dan B kompleks.

Selain membagikan menu bergizi seimbang, kegiatan ini sekaligus untuk mengedukasi masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita sebagai kelompok sasaran.

Mereka dapat melihat langsung sajian sarapan bergizi yang mencakup berbagai komponen nutrisi, termasuk susu. Menu ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi ibu-ibu dalam menyiapkan menu sehari-hari.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Layar HP Tiba-tiba Hitam Padahal Perangkat Masih Nyala, Kamu Bisa Coba Benerin Sendiri di Rumah

Diketahui, program sarapan bergizi gratis ini berbeda dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.