Sempat Jadi Polemik, Dinsos DKI Bakal Kaji Usulan Kartu Janda Jakarta dengan OPD Lain

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Sosial (Dinsos) bakal mengkaji usulan dari DPRD Fraksi Gerindra terkait Kartu Janda Jakarta (KJJ).
Kepala Dinsos Jakarta, Iqbal Akbarudin, mengatakan bahwa pihaknya akan mendiskusikan terkait hal ini dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
"Ini sudah kami diskusikan dengan pak asisten daerah bahwa memang keterlibatan OPD lain terkait masalah ini tidak hanya di Dinas Sosial saja," ujar Iqbal di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip Sabtu (9/8/2025).
Baca Juga: Undang Megawati ke Groundbreaking Taman Bendera Pusaka, Gubernur Pramono: Beliau Penggemar Tanaman
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mengkaji seluruh data yang ada terkait dengan Kartu Janda Jakarta ini.
Jika sudah dikaji, maka pihaknya akan mulai disampaikan kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
"Saat ini pak asisten sedang mengkompilasi seluruh data yang ada. Mungkin kalau sudah masuk kajiannya akan disampaikan ke pak Gubernur," tuturnya.
Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Pernama mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal terkait usulan KKJ.
Sebab, menurut mereka bahwa usulan tersebut dibutuhkan warga karena target dari bantuan ini belum masuk sasaran dari Pemprov Jakarta.
"Kita akan kawal terus, follow up terus, dan teman-teman di Komisi E sudah sepakat bahwa kita turun ke masyarakat banyak yang membutuhkan bantuan ini," ujar Yudha.
"Dan mereka belum kena atau belum masuk sasaran bantuan dari pemprov dki Jakarta," imbuhnya.
Diketahui, DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk mempertimbangkan dalam penerbitan program Kartu Janda Jakarta (KJJ)
Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Jamilah Abdul Gani mengatakan bahwa usulan terkait penerbitan KJJ ini merupakan aspirasi warga dari kegiatan reses Partai Gerindra.
Hal ini disampaikannya saat Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025, Senin (21/7/2025).
"Berdasarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses Fraksi Partai Gerindra, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertimbangkan penerbitan program Kartu Janda Jakarta (KJJ)," ujar Jamilah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


