Jakarta

Wakil Ketua DPRD Basri Baco dari Golkar Soroti Solusi Macet Jakarta, Perbaiki Transportasi Umum

Ainun Kusumaningrum | 18 Agustus 2025, 20:50 WIB
Wakil Ketua DPRD Basri Baco dari Golkar Soroti Solusi Macet Jakarta, Perbaiki Transportasi Umum

AKURAT JAKARTA  - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, menyoroti urgensi perbaikan transportasi publik sebagai solusi utama mengatasi kemacetan di Ibu Kota.

Menurutnya, persoalan kemacetan bukanlah hal yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat, butuh pendekatan komprehensif yang dimulai dengan membenahi sistem transportasi massal.

"Kajiannya sudah ada di Pemda, di Dinas Perhubungan. Yang paling utama sekarang adalah memperbaiki alat transportasi publik," kata Basri Baco dalam keterangannya.

Baca Juga: Jangan Lupa, Besok Ada Jakarta Jobfest 2025 Sediakan 2.000 Lowongan Kerja, Catat Lokasinya di Sini

Dia menekankan pentingnya sinergi antara fasilitas yang memadai dan ketersediaan trayek yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Fasilitas yang bagus tidak akan efektif jika trayeknya tidak menjangkau area yang dibutuhkan warga.

Oleh karena itu, langkah-langkah yang harus diambil adalah menyiapkan anggaran, memperbaiki fasilitas dan keamanan, kemudian mengevaluasi serta membuat trayek baru yang lebih efisien.

Baca Juga: Golkar DKI Jakarta Rayakan Kemerdekaan RI, Meneruskan Perjuangan dengan Kerja Nyata

"Masyarakat Jakarta itu pintar. Jangan pemerintah menuntut orang tidak boleh bawa mobil, tapi tidak menyiapkan fasilitas transportasi umum yang layak," tegasnya.

Basri Baco menjelaskan, masyarakat akan lebih memilih menggunakan transportasi publik jika kemudahan aksesnya terjamin. Jika perjalanan menggunakan transportasi umum bisa memangkas waktu tempuh secara signifikan.

Misalnya dari tiga jam menjadi satu setengah jam, orang akan mempertimbangkan untuk meninggalkan kendaraan pribadi di rumah.

"Kesimpulannya adalah siapkan anggarannya, bikin konsepnya, perbaiki fasilitasnya, dan keamanannya. Sebisa mungkin orang keluar dari rumah sudah ada angkutan umum yang tidak jauh," tambahnya.

Dia juga menyoroti masalah trayek yang tidak efisien. Seringkali, untuk menuju suatu tempat, pengguna harus menempuh rute memutar yang tidak perlu.

Contohnya, rute menuju Grogol yang harus berputar ke Blok M karena tidak ada trayek langsung.

Basri Baco menyatakan telah mengingatkan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, dan Pj Gubernur agar perbaikan transportasi menjadi prioritas utama.

Hal ini, menurutnya, krusial dalam upaya mengejar target Jakarta sebagai kota global. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.