Legislator Golkar Farah Savira Dukung Penertiban Manusia Gerobak Saat Ramadan, Tekankan Pembinaan Humanis

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Farah Savira mendukung penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap penertiban manusia gerobak yang kerap muncul menjelang Ramadan.
Ia menilai langkah tersebut perlu diambil untuk menjaga ketertiban kota sekaligus mencegah praktik mengemis yang muncul secara musiman.
"Intinya kami mendukung penuh penertiban manusia gerobak ini ya, yang sering ada saat bulan suci Ramadan," ujar Farah kepada Akurat Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga: Fraksi Golkar Nilai Raperda Sistem Pangan Daerah Belum Kuat, Soroti Celah Pengaturan CPPD
Ia menambahkan bahwa tradisi masyarakat memperbanyak sedekah kerap memicu meningkatnya warga yang datang mengemis di ruang publik.
"Penertiban yang dimaksud ini pasti manfaatnya agar kita tidak membiasakan atau mengundang banyak warga, baik warga Jakarta maupun luar, untuk mengemis di sembarang tempat," katanya.
Farah menekankan bahwa penertiban harus disertai pembinaan yang terstruktur. Ia meminta pemerintah memperkuat kerja sama dengan Dinas Sosial DKI Jakarta dalam penanganan tunawisma melalui panti sosial yang menyediakan ruang pembinaan dan pelatihan keterampilan.
"Dinas Sosial kan pasti punya beberapa panti yang bisa diarahkan untuk para tunawisma ini. Bisa ada pengembangan pelatihan-pelatihan supaya mereka juga bisa mendapatkan pekerjaan atau tahu cara mengembangkan skills-nya untuk mencari rezeki, di luar dari sekadar meminta," ujarnya.
Meski mendukung penertiban, Anggota Komisi E itu mengingatkan agar pendekatan humanis tetap dikedepankan.
"Kita juga harus lebih peka dan tidak hanya sekadar menertibkan ya, karena gimana pun juga mereka adalah manusia, kita harus treat mereka dengan baik," tandasnya.
Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penertiban terhadap manusia gerobak yang kerap muncul di jalanan ibu kota terutama saat bulan Ramadan.
Ia menegaskan, Pemprov DKI akan melakukan penertiban tersebut dengan pendekatan yang lebih manusiawi.
"Kita akan menertibkan, tetapi dengan cara yang manusiawi," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








