Fenomena El Nino Melanda Jakarta, Pedagang Es Kaki Lima Akui Penjualan Hanya Naik Tipis

AKURAT JAKARTA – Fenomena El Nino atau musim kemarau yang melanda Jakarta belum memberikan lonjakan signifikan terhadap penjualan sejumlah pedagang es kaki lima.
Yani (40), pedagang es jus di kawasan Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, mengaku omzetnya memang meningkat, namun hanya sedikit dibandingkan hari biasa.
"Naik (pendapatan penjualan), paling dikit," kata Yani saat ditemui Akurat Jakarta di lapaknya, Kamis (30/7/2026).
Menurut dia, daya beli masyarakat justru menjadi tantangan yang lebih besar dibanding cuaca panas. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan membuat pelanggan lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya.
"Sekarang kayaknya agak berkurang ya, karena mungkin apa-apa mahal. Jadi orang jajannya nggak royal-royal banget," ujarnya.
Di sisi lain, Yani mengaku biaya operasional juga ikut meningkat. Sejumlah bahan baku seperti buah mengalami kenaikan harga, meski tidak terlalu signifikan.
"Ada yang naik, ada yang nggak. Jambu naik, jeruk, alpukat, mangga, pisang," katanya.
Selain buah, harga es batu dan plastik kemasan juga mengalami kenaikan. Namun, kondisi tersebut tidak diikuti dengan kenaikan harga jual es jus.
"Harga es batu naik, plastik naik, buah juga naik. Tapi harga esnya nggak naik, takut nggak ada yang beli," ungkap Yani.
Baca Juga: Prabowo Sentil KAI: Kereta Api Layanan Publik, Jangan Cuma Mengejar Untung
Meski demikian, ia mengaku masih bisa menyiasati kenaikan biaya tersebut agar usahanya tetap berjalan.
"Nggak ada kenaikan signifikan, ya pintar-pintar kita aja ngelolanya," ucapnya.
Yani juga mengatakan penggunaan es kristal tidak mengalami kendala selama musim kemarau karena disimpan di dalam boks sehingga tidak mudah mencair.
Hal senada disampaikan Dedi (38), pedagang es teh jumbo di sekitar Stasiun Gondangdia. Ia mengaku cuaca panas membuat jumlah pembeli bertambah, terutama pada siang hingga sore hari.
"Kalau lagi panas memang lebih ramai. Banyak yang habis turun dari kereta langsung beli minuman dingin," ujar Dedi.
Namun, menurutnya, kenaikan harga gula, es batu, dan gelas plastik membuat keuntungan yang diperoleh tidak sebesar kenaikan omzet.
"Penjualan naik sekitar 10 sampai 20 persen, tapi untungnya biasa saja karena modalnya juga ikut naik," katanya.
Baca Juga: BPMS 2026 Dibuka, Bantuan Ini Bisa Jadi Penyelamat Biaya Masuk Sekolah Swasta
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaparkan kondisi iklim terkini bahwa fenomena El Nino 2026 telah aktif dan diprediksi berpotensi mencapai level sangat kuat.
Kondisi tersebut diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang di sebagian besar wilayah Indonesia, sehingga meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta berbagai dampak pada sektor strategis. Untuk itu, diperlukan penguatan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan secara nasional. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



