Jakarta

LRT, MRT, dan Busway Bakal Terintegrasi, Danantara Siap Danai Proyek Transportasi Massal Jakarta

M Rahman Akurat | 23 September 2026, 10:21 WIB
LRT, MRT, dan Busway Bakal Terintegrasi, Danantara Siap Danai Proyek Transportasi Massal Jakarta
Danantara sedang kaji pembiayaan tiga moda transportasi utama di Jakarta

AKURAT JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bergerak cepat merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi sektor transportasi massal di Jakarta.

Danantara kini tengah mengkaji secara mendalam skema pendanaan untuk proyek Light Rail Transit (LRT) sebagai langkah awal menciptakan integrasi total transportasi di Jakarta dan sekitarnya.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pembahasan pendanaan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kepala Negara.

"Yang LRT tentu sedang kita kaji karena ini bagian daripada integrasi moda mass transportation yang sedang kita siapkan," ujar Dony di Istana Kepresidenan, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga: Kepedulian Nyata! Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Bantuan Optimal untuk Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa

Integrasi Total LRT, MRT, dan Busway

Tidak hanya LRT, Danantara memproyeksikan sebuah sistem transportasi yang interkonektif. Kajian pembiayaan yang sedang berjalan turut mencakup rencana menyatukan tiga moda transportasi utama di ibu kota.

"Nanti ini akan terintegrasi seluruhnya, termasuk integrasi LRT dengan MRT dan juga dengan Busway atau Transjakarta," tutur Dony.

Melalui konsep integrasi ini, berbagai moda transportasi akan melebur menjadi satu kesatuan ekosistem.

Langkah ini diambil untuk menghapus ego sektoral sehingga pembagian peran antara operator maupun perusahaan daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri secara terpisah.

Baca Juga: Jerawat Muncul Setelah Ganti Skincare, Jangan Langsung Anggap Purging

Kolaborasi BUMN dan BUMD di Bawah Satu Sistem

Guna mematangkan konsep besar ini, Danantara menjadwalkan pembahasan intensif bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Jadi ini akan menjadi satu kesatuan, ini yang sedang kita bicarakan nanti dengan Pak Gubernur," tambah Dony.

Dalam skema baru ini, porsi pengerjaan dan pengelolaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT KAI (Persero), maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, akan dilebur ke dalam satu kesatuan sistem transportasi yang utuh.

"Sehingga tidak terpisah-pisah mana yang menjadi porsi KAI, mana yang porsi daripada Jakpro dan lain sebagainya. Ini akan menjadi satu kesatuan," tegasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.