Jerawat Muncul Setelah Ganti Skincare, Jangan Langsung Anggap Purging

AKURAT JAKARTA - Munculnya jerawat setelah menggunakan skincare baru sering kali langsung dianggap sebagai purging.
Padahal, kondisi kulit yang semakin buruk tidak selalu berarti kulit sedang beradaptasi dengan produk.
Dokter kulit dr. Danar Wicaksono mengingatkan bahwa tidak semua jerawat setelah penggunaan skincare bisa disebut sebagai purging.
Dalam kondisi tertentu, kulit memang dapat mengalami sedikit kemerahan atau rasa perih sebagai bagian dari proses adaptasi.
Namun, jika jerawat justru semakin banyak atau kondisi kulit terus memburuk, hal tersebut perlu diperhatikan.
Masalahnya, istilah purging kini cukup populer di kalangan pengguna skincare.
Label tersebut terkadang membuat seseorang memilih tetap menggunakan produk meski kondisi kulitnya semakin bermasalah.
Padahal, kondisi kulit juga dapat dipengaruhi berbagai faktor lain.
Pola tidur, aktivitas fisik, pola makan, hingga konsumsi makanan tertentu dapat berperan terhadap kondisi kulit.
Selain itu, penggunaan krim steroid dalam jangka panjang juga perlu diwaspadai.
Penggunaan tanpa pengawasan dokter dapat menimbulkan masalah pada kulit.
Baca Juga: Dari Gaji yang Bisa Tembus Rp71 Juta hingga Jejaring Global, Inilah 6 Keuntungan Menjadi Guru SILN
Jika kulit terasa gatal dan kondisinya semakin buruk, terutama setelah menghentikan penggunaan krim tertentu, pemeriksaan oleh dokter kulit diperlukan.
Karena itu, munculnya jerawat setelah mencoba skincare sebaiknya tidak langsung disimpulkan sebagai purging.
Perhatikan perubahan kulit dan respons setelah penggunaan produk.
Alih-alih mempertahankan produk hanya karena menganggap kondisi tersebut sebagai bagian dari purging, pengguna skincare perlu melihat apakah kulit justru semakin memburuk.
Jika keluhan menetap atau bertambah parah, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu mengetahui penyebabnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di La Liga, 20 September 2026: Duel Tim Kejutan di Riazor
- 2Prediksi Skor Leeds United vs Crystal Palace di Premier League, 20 September 2026: Mampukah The Whites Pertahankan Tren Positif?
- 3Prediksi Skor Villarreal vs Levante di La Liga, 20 September 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Lanjutkan Momentum?
- 4Prediksi Skor Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026: Bianconeri Ingin Lanjutkan Momentum Eropa
- 5Pengumuman Resmi! Berikut Daftar Peraih Medali Emas OSN SMA Sederajat 2026, Dari Matematika hingga Inovator AI
- 6Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs RB Leipzig di Bundesliga, 20 September 2026: Adu Momentum di BayArena
- 7Prediksi Skor Fulham vs Manchester United di Premier League, 20 September 2026: Misi The Red Devils Bangkit di Craven Cottage
- 8Prediksi Skor Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026: Mampukah The Cherries Tahan The Reds?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








