Jakarta

Gubernur Pramono Minta Kawasan Anak Kali Krukut Tak Hanya Dikeruk, Tapi Juga Ditata Ulang

Laode Akbar | 28 September 2026, 13:46 WIB
Gubernur Pramono Minta Kawasan Anak Kali Krukut Tak Hanya Dikeruk, Tapi Juga Ditata Ulang
Gubernur Pramono beserta jajarannya meninjau pengerukan Anak Kali Krukut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Dok. Pemprov DKI)

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tidak ingin penanganan Anak Kali Krukut hanya dilakukan melalui pengerukan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menata kawasan sepanjang 2,3 kilometer di lokasi tersebut secara menyeluruh.

Pramono mengatakan, dirinya telah tiga kali meninjau langsung kondisi Anak Kali Krukut.

Dari hasil peninjauan tersebut, ia menilai pengerukan saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?

"Tadi akhirnya saya sudah memutuskan bahwa penanganan ini tidak bisa lagi hanya sekadar untuk menggali, karena saya melihat kalau ini hanya digali, pasti nanti akan kembali, walaupun ini sudah hampir 60 tahun tidak pernah digali," kata Pramono usai meninjau kawasan tersebut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

Menurut Pramono, penataan akan dilakukan dengan pendekatan kawasan sehingga tidak hanya berfokus pada kondisi aliran sungai.

Sepanjang 2,3 kilometer Anak Kali Krukut nantinya akan dilengkapi dengan turap. Fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang selama ini masih bersifat parsial juga akan ditata agar lebih baik dan rapi.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan penghijauan di sepanjang kawasan tersebut.

"Jadi nanti kiri-kanannya dibuat turap, kemudian MCK yang selama ini masih bersifat parsial di sini nanti akan ditata secara khusus, kemudian turapnya dibuat, dan sepanjang 2,3 kilometer saya sudah minta juga dihijaukan," tuturnya.

Baca Juga: Salam Lintas Agama di Majelis Umum PBB Mendapat Apresiasi Dunia

Pramono mengatakan, penataan tersebut diharapkan menjadi contoh penanganan kawasan yang selama puluhan tahun belum tersentuh secara menyeluruh.

Ia menilai penanganan Anak Kali Krukut tidak boleh dilakukan secara parsial karena kondisi kawasan berpotensi kembali seperti semula apabila hanya mengandalkan pengerukan.

"Jadi nanti perubahannya tidak setengah-setengah lagi, tidak hanya sekadar digali supaya lancar, tetapi ditangani secara menyeluruh. Termasuk dilakukan penghijauan, dilakukan turap, MCK-nya dibangun, dan sebagainya," ujar Pramono.

Pramono juga meminta masyarakat ikut menjaga hasil penataan dengan tidak kembali membuang sampah ke sungai.

"Percuma kita lakukan perbaikan kalau kemudian habit atau tabiat membuang sampah di sungai itu masih ada, dan itu akan membuat sungainya juga dengan cepat akan tersumbat kembali," tuturnya.

Baca Juga: Dicopot Usai Sidak Ombudsman, Segini Total Harta Kekayaan Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto

Untuk mempercepat realisasi penataan, Pramono meminta Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mempresentasikan rencana penataan tersebut pada pekan depan.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengatakan, pekerjaan penataan ditargetkan mulai pada awal tahun depan dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu tahun.

"Ini nanti saya minta minggu depan Kepala Dinas Sumber Daya Air sudah mempresentasikan rencananya. Kemudian awal tahun depan sudah harus dimulai. Mungkin perlu waktu satu tahun," ucap Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.