Jakarta

Revitalisasi Blok M Fase Ultimate Dimulai, Pemprov DKI Pastikan 332 Tenant Tetap Beroperasi

Laode Akbar | 6 Oktober 2026, 18:37 WIB
Revitalisasi Blok M Fase Ultimate Dimulai, Pemprov DKI Pastikan 332 Tenant Tetap Beroperasi
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meluncurkan konsep desain transformasi Blok M Fase Ultimate. (Dok. Pemprov DKI)

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan transformasi besar kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan transportasi publik, ruang publik, aktivitas komersial, dan kehidupan perkotaan.

Konsep desain transformasi Blok M Fase Ultimate tersebut diluncurkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Blok M Hub, Selasa (6/10/2026).

Dalam konsep tersebut, ruang yang dapat dimanfaatkan ditargetkan meningkat sekitar 10 kali lipat, sementara ruang publik bertambah sekitar lima kali lipat dibandingkan kondisi saat ini.

Baca Juga: Kakanwil HAM Banten: Kabupaten Tangerang Layak Jadi Contoh Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

Meski akan mengalami perubahan besar, Pramono menegaskan Blok M tidak boleh kehilangan karakter yang selama ini menjadi daya tarik kawasan tersebut.

"Walaupun Blok M mengalami penyempurnaan, dibangun, direvitalisasi menjadi lebih baik, lebih modern, dan lebih tertata, saya berharap Blok M tidak kehilangan ruh utamanya," ujar Pramono.

"Karena bagaimanapun, ruh itulah yang menjadi salah satu kekuatan utama Blok M. Orang mengatakan Blok M ini menjadi 'Negara Blok M'," sambungnya.

Menurut Pramono, kekuatan Blok M terletak pada keberagamannya sebagai ruang kuliner, hiburan, perdagangan, kreativitas, dan gaya hidup yang mudah dijangkau menggunakan transportasi publik.

Karena itu, ia meminta aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terhenti selama proses transformasi berlangsung.

"Yang jelas, sebelum nanti dijawab oleh Pak Dirut, Blok M enggak boleh berhenti. Blok M enggak boleh apa, napasnya itu tidak tersambungkan. Jadi Blok M itu harus ada terus karena memang di sini seluruh aktivitas sekarang ini tidak pernah terputus," tegasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Inggris vs Ceko di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah The Three Lions Lanjutkan Tren Gemilang?

Pramono juga meminta PT MRT Jakarta dan pengembang memastikan para pelaku usaha tetap dapat beraktivitas selama masa transisi pembangunan.

Ia menekankan, pengembangan Blok M harus tetap mempertahankan keseimbangan antara budaya, ekonomi, komersial, dan kehidupan urban.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.